Manado, Barta1.com – Potensi warga di Kelurahan Molas Lingkungan 5 yang mayoritas nelayan dimanfaatkan Politeknik Negeri Manado (Polimdo) untuk belajar bikin abon cakalang.
Pelak saja, delapan mahasiswa dan lima dosen Polimdo, Jurusan Administrasi Bisnis, Program Studi Manajemen Bisni bahu membahu mengajarkan warga membuat abon cakalang. “Ada 60 orang yang kami bekali cara membuat abon cakalang,” ujar Ketua Pelaksana Program pengabdian Kepada Masyarakat-Mahasiswa (PPM-M), Dr Daisy IE Sundah, Senin (27/5/2019).
Saat memulai kegiatan pengabdian itu dibuka dengan pembekalan tentang tata cara pengelolaan ikan abon cakalang yang baik. Lalu bagaimana mengkreasikan desain label, merek dan kemasan dengan muda.
“Pengabdian kepada masyarakat tujuannya untuk meningkatkan wawasan dan ekonomi dengan memberikan cara pandang baru bagi kelompok nelayan beserta keluarganya bahwa mereka mampu memberikan tambahan nilai pada hasil tangkapan ikan,” ujarnya.
Selain mengajarkan tentang cara mengelola ikan abon cakalang yang baik, maupun kreasi mendesain label, merek dan kemasan, juga diberikan pemahaman mengenai peningkatan kapasitas penyimpanan ikan dan diversifikasi usaha untuk meningkatkan pendapatan kelompok nelayan.
“Tak hanya membekali para nelayan tentang kemampuan membuat abon, kami juga membantu nelayan dengan memberikan 1 unit freezer, dan 1 unit spinner agar kualitas produk abon lebih baik,” kunci Daisy.
Ketua Nelayan Barracuda Molas, Yap Katiandagho mengaku senang dengan pembekalan yang diberikan Polimdo. “Banyak hal yang kami dapatkan. Semoga bekal ini berguna meningkatkan ekonomi kami para nelayan dan masyarakat,” tuturnya.
Lurah Molas, Neltje Kasori ikut mendukung program yang diberikan Polimdo. “Pembekalan ini intinya meningkatkan nilai ekonomi masyarakat. Apa yang sudah diberikan, semoga bisa menjadi nilai tambah masyarakat,” bebernya.
Ada pun dosen Jurusan Administrasi Bisnis Polimdo yang ikut dalam pengabdian masyarakat itu, Daisy IE Sundah (Ketua Pelaksana PPM-M), Mikke Marentek, Martine Lapod, Arthur Karwur, dan Reyniers Tenges.
Sedangkan mahasiswa yakni Alfredo M Mamahit, Devi Mandias, Sarah Nilawati, Aldi M Wahid, Charles Lumowa, Ignacio A I Soesilo, Irene C Mangusuhe dan Chintya G Mailuhu.
Peliput: Meikel Eki Pontolondo


Discussion about this post