oleh

Bartagrafis: Mengupas Kekuatan PDIP yang Fantastis di Pilcaleg 2019

Pasca-Pemilu legislatif 2019, PDIP memperlihatkan dirinya sebagai partai politik yang sukses membangun kekuatan pada tiap daerah di Provinsi Sulawesi Utara. Indikatornya nampak pada hasil menakjubkan yang diraih Si Moncong Putih di DPRD Sulut. Hal mana merupakan gambaran kekuatan Olly Dondokambey bila mencalonkan diri lagi sebagai gubernur pada 2020.

Data Pilcaleg aras provinsi tidak bisa tidak menjadi pijakan awal untuk menilai kapasitas Parpol yang akan berkontestasi di Pilkada Gubernur-Wagub Sulut yang akan dihelat tahun depan. Dalam 2 kali Pemilu legislatif terakhir, 2014 dan 2019, menunjuk PDIP tak hanya sekadar menjadi pemenang saja. Mereka juga terbilang sukses membangun simpul-simpul massa untuk memacu pasar suara. Kubu Banteng termasuk signifikan menambah jumlah perolehan kursi di legislatif provinsi.

Tahun ini Fraksi PDIP di DPRD Sulut mengoleksi 18 kursi, atau lebih banyak 5 kursi dibanding periode sebelumnya. Artinya bila dirata-ratakan, mereka merebut 3 kursi dari 6 daerah pemilihan (Dapil) di Sulut. Pasar suara partai berwarna merah ini juga meningkat lumayan drastis pada 6 Dapil. Berdasarkan data-data yang di-publish Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut, bisa diketahui salah satu kunci sukses PDIP adalah sejumlah figur yang dipasang pada line-up calon legislatif.

Khusus Pemilu 2019, Olly dan PDIP jeli merangkul sosok, baik itu kader maupun non-kader, untuk dilibatkan dalam pencalegan. Di Dapil 1 Kota Manado, misalnya, selain masih mengandalkan Ketua Deprov Andrei Angouw yang meraih suara signifikan, ternyata Caleg lainnya serius bekerja membangun jejaring konstituen. Tidak heran tahun ini PDIP bisa menambah 1 kursi dari dapil ibukota, dari 2 pada 2014 menjadi 3 kursi di 2019.

Tokoh-tokoh kunci di dapil lainnya juga menambah pasar suara semakin lebar. Dapil Sulut 2 Minut-Bitung, PDIP bisa merangkul Hengky Honandar dan Fabian Kaloh yang sebelumnya jadi lawan mereka di Pilwako Bitung. Hasilnya terbukti baik Hengky dan Fabian duduk di kursi Deprov, dengan perolehan suara besar untuk PDIP. Ada juga mantan Bupati Sitaro Toni Supit di Dapil Sulut 3 Nusa Utara, petahan Rocky Wowor di Dapil 4 Bolmong Raya, Djein Leonora Rende —istri Bupati Mitra James Sumendap— di Dapil Sulut 5 Minsel-Mitra, Politisi muda Melisa Gerungan Dapil Sulut 6 Minahasa-Tomohon.

Khusus untuk dapil keenam ini, PDIP bahkan memecahkan rekor dengan sumbangan 4 kursi ke provinsi. Dulunya situasi ini jelas sulit bahkan nyaris tak mungkin, karena Kabupaten Minahasa sedemikian lama merupakan basis kekuatan Partai Golkar.

Total Suara PDIP pada Pemilu calon legislatif 2019 khususnya di DPRD Sulut naik 26 persen dibanding 2014. Trend kenaikan itu linear dengan perolehan suara di tiap Dapil yang juga naik lumayan signifikan. Hasil positif juga berawal pada perolehan suara Si Moncong Putih pada Pilcaleg tingkat daerah di mana bisa menguasai suara mayoritas pada 11 kabupaten/kota.

Tak heran Olly selaku ketua dan juga petahana sudah menargetkan kemenangan di Pilgub Sulut 2020. Dia juga pasang target menyapu 6 Pilkada bupati/walikota yang akan bergulir di Manado, Bitung, Tomohon, Minut, Minsel, Boltim dan Bolsel. Berikut hasil perolehan suara PDIP pada 6 Dapil di Sulawesi Utara.

Dapil 1 Kota Manado
Di ibukota provinsi PDIP meraih 3 kursi pada Pilcaleg 2019, atau menambah 1 kursi dari 2014. Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw meraup suara terbanyak lebih dari 33.000. Diikuti Richard Sualang dan Arthur Kotambunan. Di dewan kota Manado, Parpol ini memiliki 11 kursi, atau naik 3 kursi dari periode sebelumnya.

Dapil 2 Kota Bitung-Minahasa Utara
Selain Hengky Honandar-Fabian Kaloh di Bitung, dapil 2 daerah sebelah Utara Minahasa ini juga masih bisa menambah kursi atas nama politisi senior Berty Kapoyos. Jumlah 3 kursi ini sukses melampaui perolehan Nasdem, kendati notabene ketua provinsinya adalah Walikota Bitung.

Dapil 3 Nusa Utara
Dari Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Kepulauan Talaud dan Kabupaten Kepulauan Sitaro, PDIP bisa mengirim Toni Supit dan dr Andi Silangen ke kursi DPRD Sulut. Catatan khusus bisa disematkan pada Toni, Bupati Sitaro 2 periode yang meraup suara realtif besar.

Dapil 4 Bolmong Raya
Politisi PDIP Rocky Wowor merebut 40.977 suara, diikuti Muslimah Mongilong dan Julius Jems Tuuk dari pemilih di Kota Kotamobagu, Kabupaten Bolmong, Bolsel, Boltim dan Bolmut. Pasar suara di dapil ini paling besar, karena mengakomodasi 10 kursi anggota Deprov Sulut.

Dapil 5 Minsel-Mitra
Kursi-kursi dari 2 kabupaten ini disumbang Djein Rende, Sandra Rondonuwu dan Boy Tumiwa. Kedua nama terakhir merupakan figur dari Minahasa Selatan, mengindikasikan kekuatan PDIP saat bertarung di pemilhan bupati daerah itu tahun depan.

Dapil 6 Minahasa-Tomohon
Setelah bertahun-tahun Kabupaten induk Minahasa dikuasai Partai Golkar, juga Kota Tomohon, pada Pilcaleg 2019 PDIP unjuk kekuatan menjungkalkan Beringin. Ada 4 kursi, terbanyak dari Dapil lainnya, bisa direbut melebihi Golkar yang hanya 2 kursi. Kondisi itu berawal dari Pilkada Bupati Minahasa 2018 lalu di mana PDIP menjadi pemenang. (*)

Editor: Ady Putong

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed