Manado, Barta1.com – Jalan kian terjal dijalani Bogor FC Sulut United. Enam kekalahan hingga terpuruk di posisi 10 membuat tim berjuluk Gorango Utara berusaha bangkit keluar dari zona degradasi.
Tak hanya itu, ujian pertama dijalani pelatih yang belum dua pekan menukangi Eksel Runtukahu dan kawan-kawan, Ricky Nelson. Sayang mantan arsitek Borneo FC B ini gagal mendulang poin, malah mereka harus mengakui kemenangan tuan rumah Martapura FC dengan skor 1-0 di Stadion Demang Lehman, Martapura. Hasil laga ke-15 lanjutan Liga 2 Grup Timur mengakibatkan Sulut United terpaut dua poin dari Persatu Tuban di dasar klasemen, plus menambah daftar kekalahan menjadi tujuh. Tertahan di peringkat 10 klasemen sementara, dan masuk zona degradasi dengan poin 16. Sementara raihan 3 poin membuat Martapura FC merangsek ke posisi 3 besar dengan mengumpulkan 23 poin.
“Kami datang dengan keinginan rebut poin. Namun satu kesalahan saat lawan crossing,” ujar Nelson usai pertandingan, Selasa (17/9/2019).
Meski begitu kata dia, tim memiliki peluang yang bisa gol tapi finishing atau penyelesaian akhir yang kurang baik. Ia mengatakan, saat away melawan PSBS Biak timnya akan lebih baik lagi. “Ada progress lebih baik, ada banyak peluang. Di babak kedua kita tekan, tapi belum jadi gol. Semoga di Biak kita bisa bangkit lagi,” ujarnya.
Jalannya Pertandingan
Tanda-tanda Sulut United bakal keok terlihat sejak turun lapangan. Pertandingan baru berjalan 3 menit, Aidil Bogel yang lolos perangkap offside saat menerima umpan terobosan, nyaris mencetak gol. Namun tendangannya dari dalam kotak penalti hanya melenceng ke kanan gawang.
Tuan rumah pun kemudian menggempur habis-habisan pertahanan Sulut United yang digalang empat pemain yang belakangan sering turun yakni Gusti Sandria, Haris Hardiansyah, Rizky Syawaludin dan Yudi Khoerudin. Namun hingga babak pertama berakhir, skor masih 0-0.
Sulut United yang mengincar kemenangan untuk menjauhkan posisi dari zona degradasi, mencoba mengendalikan permainan di babak kedua. Martinus Novianto dimasukkan menggantikan Fajar Romansyah.
Keasyikan menyerang, gawang Fery Bagus Kurniawan yang malah kebobolan. Adalah Agus Setya Wibowo yang mencatatkan nama di papan skor pada menit 62. Berawal dari tendangan lambung dari rusuk kiri pertahanan Sulut United ke dalam kotak penalti yang diterima Rahel Radiansyah, yang memberikan umpan balik melalui sundulan. Bola umpan diterima Agus Setya Wibowo dengan tendangan menyusur tanah dan bersarang ke dalam gawang.
Ketinggalan 1 gol, pelatih Ricky Nelson kembali menarik gelandang sayap Mustaqim Ohorella dan memasukkan striker Rudiyana untuk mempertajam serangan di menit 67. Berselang 6 menit kemudian, giliran Busari yang ditarik dan masuk Seprian Lasut.
Hanya saja masuknya tiga tenaga baru, belum mampu mengejar ketinggalan gol dari Martapura FC. Sampai peluit panjang tanda babak kedua berakhir, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan tuan rumah Martapura FC.
SUSUNAN PEMAIN:
MARTAPURA FC
Ali Budi Raharjo (PG), Awal Ramadhan, Erwin Gutawa, Gitra Yuda Futron, Agus Setya Wibowo/Muhammad Fadhil, Amin Rais Ohorella, Amirul Mukminin (C), Gideon Marshel Huwae, Kahar, Solechudin/Rahel Radiansyah, Aidil Bogel/ Janneth Kamare
SULUT UNITED
Fery Bagus Kurniawan (PG), Gusti Sandria, Haris Hardiansyah, Rizky Syawaludin, Yudi Khoerudin, Akbar Eka Putra, Iman Fath (C), Mustaqim Ohorella/Rudiyana, Busari/Seprian Lasut, Eksel Runtukahu, Fajar Romansyah/Martinus Novianto
Peliput: Agustinus Hari


Discussion about this post