Manado, Barta1.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Manado menggelar rapat persiapan dan mematangkan pelaksanaan Pekan Olahraga Kota Manado (PORKOT), Rabu (31/7/2019). Rapat dihadiri seluruh pengurus Cabang Olahraga (Cabor).
Ketua KONI Manado, Hengky Kawalo mengatakan, menyangkut gelaran PORKOT intinya merupakan orientasi menuju Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) pada November 2019 di Kota Bitung.
“PORKOT Manado berlangsung 14-19 Agustus 2019, yang diikuti 26-27 cabor. Kenapa saya katakan 26-27 Juli karena masih ada satu cabor yang sampai hari ini belum menggelar musyawarah, maka belum bisa dipastikan keikutsertaan mereka,” ujar legislator Manado ini.
Lanjut Kawalo, hasil rapat Pengurus KONI juga mendengar penyampaikan dan evaluasi pengurus cabor yang sudah berakhir kepengurusan atau demisioner. Maka sudah diputuskan yang demisioner tidak bisa dilaksanakan pengurusnya. Tapi akan ditangani langsung oleh jajaran pengurus KONI melalui Bidang Pembinaan Prestasi (binpres) dan Bidang Organisasi,” tuturnya.
Dalam pelaksanaan PORKOT kali ini mengacu dari pada PORPROV di Kota Bitung nanti, yakni terkait batasan usia dan kependudukan atlet itu sendiri.
Ditanya target medali emas? Anggota DPRD Manado tiga periode ini menjawab, jika PORPROV di Kabupaten Minahasa, Kota Manado juara umum dengan 60 medali emas, maka tahun ini menargetkan 80 medali emas dan juara umum. “Ya pasti juara umum karena targetkan 80 emas,” bebernya.
Ia menambahkan, pada rapat KONI Sulut dengan KONI kabupaten/kota disampaikan pelaksanaan PORPROV tidak menitik beratkan domisili atlet itu sendiri, namun lebih penting KTP Sulawesi Utara.
Dijelaskan juga, untuk pelaksanaan venue-venue pertandingan telah dimasukkan ke pengurus KONI. “Rapat juga membahas atlet Manado yang berprestasi di tingkat nasional dan internasional akan memberikan penghargaan,” ungkap kandidat kuat Ketua DPRD Manado ini.
Peliput : Albert P Nalang

Discussion about this post