• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Senin, September 7, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Daerah

Bayar Air Capai 2 Juta, Warga Apela: Nilainya tak Sesuai Pemakaian

by Ady Putong
26 Juli 2019
in Daerah, News
0
Bayar Air Capai 2 Juta, Warga Apela: Nilainya tak Sesuai Pemakaian

Meteran air warga yang dicabut PDAM. (foto: istimewa)

109
SHARES
77
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bitung, Barta1.com — Rekening tagihan air PDAM Bitung dikeluhkan warga Kelurahan Apela 1, Kecamatan Ranowulu Kota Bitung. Tunggakan pembayaran air yang menyentuh Rp 900.000 hingga 2.000.000 per bulan dinilai pelanggan di kawasan tersebut tidak wajar.

“Kami bermaksud bayar tunggakan tapi nilai pembayaran tidak sesuai dengan pemakaian, kami sudah mencoba melakukan pengeluhan tetapi sampai saat ini belum ada tindakan dari PDAM Bitung,” ungkap Kesie Mewengkang, warga Apela 1, Jumat (27/07/2019).

Akibat tunggakan, puluhan meteran air di rumah warga akhirnya dicabut oleh petugas dari PDAM.

“Bagaimana mau bayar tunggakan kalau sudah sampai 900 ribuan hingga 2 juta rupiah per bulan, kan tidak wajar, ada juga yang sudah membayar hingga 2,5 juta tapi nama yang keluar milik pelanggan lain sehingga meterannya tetap dicabut,” keluh Kesie.

Padahal kata dia pemakaian debit air hanya sekitar 20 kubik per bulan. Namun dia harus membayar hingga 30 kubik, yang mana tak sesuai dengan angka di meteran tersebut. Juga ada beberapa rumah yang airnya tak berjalan. Meteran air sendiri, menurut Kesie, merupakan sumbangan dari Pemprov Sulawesi Utara.

“Biasanya jika ada pencabutan meteran di rumah warga PDAM terlebih dahulu akan memberikan surat pemberitahuan, tetapi sampai meter kami di cabut tidak ada lagi surat pemberitahuan,” timpal warga Apela 2, namun menolak menyampaikan nama.

Lurah Apela 2 Deitje Inaray saat dimintai tanggapan tentang permasalahan warga menyatakan kondisi ini dimungkinkan karena miskomunikasi.

“Masalah air yang tidak hidup atau tidak jalan itu karena adanya perbaikan jalan di daerah Kumersot,” ujar Deitje.

Sedangkan soal keluhan rekening air tidak sesuai dengan pemakaian, dia meminta membuat aduan langsung ke PDAM.

Terpisah, Asisten Manager Bagian Umum PDAM Dua Sudara Bitung, Oudy Lumingkewas mengatakan setiap meter yang dicabut itu karena tidak membayar tunggakan.

“Sebelum pemutusan meter kami sudah memberikan peringatan kepada warga untuk segera membayar dan di rekening pembayaranpun sudah jelas, jika 2 atau 3 bulan tidak membayar otomatis kami akan mencabutnya,” jawab dia.

Pun bila kedapatan ada yang bermasalah dengan pembayaran yang tidak sesuai dengan pemakaian, Oudy meminta pelanggan membuat aduan di kantor mereka.

“Untuk itu bagi masyarakat Kota Bitung membayarlah tepat waktu agar tidak ada masalah tunggakan, karena kami juga mendapatkan gaji dari hasil setoran pemakaian air dari warga,” ucap Oudy. (*)

Peliput: Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: ApelabitungPDAMRanowulu
ADVERTISEMENT
Ady Putong

Ady Putong

Jurnalis, editor. Redaktur Pelaksana di Barta1.com

Next Post
Dari Aceh Hingga Papua, Merekam Bencana Dalam Puisi

Dari Aceh Hingga Papua, Merekam Bencana Dalam Puisi

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Coba Kabur Saat Diperiksa, Tim Tarsius Amankan Remaja Bawa Panah Wayer di Nabati 7 September 2026
  • Kecelakaan Maut di Jalan Sam Ratulangi Madidir Unet, Satu Pengendara Tewas di TKP 6 September 2026
  • Vonis 15 Tahun Dinilai Tak Setimpal, Keluarga Korban Kekerasan Asusila di Minut Tuntut Hukuman Seumur Hidup 5 September 2026
  • Humbia Soccer School Wakil Sitaro di Semi Final Soeratin Cup 2026 Zona Sulut 5 September 2026
  • Lurah Justien Maidangkai Turun Langsung Pimpin Kerja Bakti di Manembo Nembo Atas 5 September 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In