Bitung, Barta1.com – Warga mempertanyakan pihak Manajemen restoran cepat saji asal Amerika Serikat, KFC, yang ada di Kota Bitung, yang diduga membuang limbah ke selokan di Jalan Wolter Monginsidi. Hanya saja hal itu langsung dibantah manajemen.
“Bapak boleh periksa kembali, saringan kami bersih. Bahkan saringan yang kedua baunya sudah tidak ada,” ujar Rest Manager KFC Girian, Franklin Worung, Kamis (28/07/2019) kemarin.
Sambil memperlihatkan IPAL yang satu-satunya digerai KFC di Kota Bitung, dia mengatakan memang semua pembuangan mengarah ke ruko, tetapi melihat limbah yang masih berbau dan berwarna, itu bukan milik KFC.
“Silakan lihat saluran pembuangan. Untuk masalah saluran pembuangan bisa langsung ke pihak developer properti ruko. Karena semua rancangan saluran pembuangan merupakan tangung jawab mereka,” tambah Worung.
Kadis Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bitung, Sadat Minabari saat dikonfirmasi menjelaskan KFC hanya salah satu penghasil, jika melihat jalur pembuangan mengarah ke ruko, ada juga limbah-limbah dari perumahan dan toko-toko sekitar.
Ia menambahkan terkait masalah limbah yang sering menjadi keluhan masyarakat Kota Bitung, pihaknya sempat melakukan pertemuan pada Selasa (16/07/2019) lalu dihadiri Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bitung, pemilik toko, developer dan penangung jawab perumahan yang ada. “Tapi disayangkan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Bitung tidak hadir Sebenarnya, masalah ini masuk pada tupoksi mereka,” ujar Sadat.
Dari pertemuan, ada alternatif yang akan dikerjakan dalam waktu dekat, seperti pembuatan drainase dan sumur resapan. “Itu hasil pertemuannya,” kunci Sadat.
Peliput : Meikel Pontolondo

Discussion about this post