Manado, Barta1.com – Stadion Klabat Manado ternyata masih angker bagi tamu. Meski stadion kebanggan warga Manado, kini jadi home base Bogor FC (BFC) Sulut United, nyatanya masih bertuah. Lihat saja, tim bertabur bintang dengan seabrek pemain berkelas nasional, Mitra Kukar tak mampu berbuat banyak.
Atep dan kawan-kawan berhasil ditekuk tuan rumah dengan skor 2-1, melalui kaki Martinus Novianto dan Eksel Runtukahu, Selasa (2/7/2019). Sedangkan gol tim Naga Mekes dicetak Hendra Adi Bayauw.
Pelatih Herry Kiswanto mengaku bangga dengan dukungan pemain ke-12 alias penonton yang total mendukung pasukannya. “Sekali lagi terima kasih. Penonton sangat luar biasa. Momen ini sudah lama ditunggu warga Sulut. Dan puji Tuhan kita menang,” ucap Herkes, sapaan akrabnya saat konferensi pers didampingi Eksel Runtukahu.
Jalannya Pertandingan
Eksel Runtukahu dan kawan-kawan langsung memegang kendali permainan sejak peluit wasit M Erfan Effendi berbunyi tanpa babak pertama dimulai. Kedua tim terlihat saling jual beli serangan di babak pertama. Tim tamu memiliki peluang emas pada menit 13, setelah salah satu pemain belakang handball. Sayang sang eksekutor, Atep bernomor punggung 77, gagal menyelesaikannya. Bola tembakan kerasnya mampu diblok kiper Zinpa AP, yang hari ini bermain sangat gemilang.
Penalti yang mampu dihalau itu membuat semangat BFC Sulut United berlipat ganda. Serangan bertubi-tubi terus dilancarkan dan gol itupun datang. Striker nomor punggu 9 Martinus membuat Stadion Klabat bergemuruh. Sebuah tendangan keras memanfaatkan bola liar di menit ke-24 tak mampu ditahan kiper Gerri Mandagi. Tuan rumah unggul 1-0.
Meski begitu, tim tamu sukses menyamakan kedudukan di menit 40. Gol tim Naga Mekes berawal dari pelanggaran pemain belakang Sulut United di depan kotak terlarang. Bola tendangan Luthfie Kamal membentur pagar hidup. Bola rebound kemudian dikejar Hendra Adi Bayauw di sisi kiri pertahanan Sulut United.
Upaya kiper Zinda AP yang maju menutupi ruang tembak sia-sia. Pemain munggil itu sukses menyarangkan bola ke tengah gawang. Skor 1-1.
Lima menit terakhir babak pertama, BFC Sulut United kembali mengurung tim lawan. Dua peluang melalui tendangan bebas bek kiri yang ciamik mengambil bola-bola mati, Gusti Sandria berhasil ditepis Gerri Mandagi.
Sulut United kembali berpeluang menambah gol di menit 42. Sayang, lagi-lagi tendangan bebas fullback Gusti Sandria kembali ditepis kiper Mitra Kukar asal Kaskasen, Tomohon tersebut. Praktis babak pertama penguasaan bola sama kuat 50:50.
Babak kedua dimulai tanpa ada pergantian pemain. Menit 47 punya peluang, setelah pemain belakang Mitra Kukar melakukan pelanggaran. Sayang wasit tak memberikan pelanggaran. Menambah daya dobrak, Herkis memasukan Mustaqim menggantikan sang pencetak gol pertama Martinus yang mengalami cedera.
Serangan anak-anak BFC Sulut United makin bergelombang. Meski tim tamu juga terus melancarkan serangan melalui Atep ataupun sayap kanan Hendra Adi Bayauw sebelum ditarik ke luar.
Frustasi hampir babak kedua selesai. Akhirnya kemenangan datang memayungi tuan rumah. Berawal dari pergerakan Herrie Lontoh di lapangan tengah, ia mengirim umpan dari sisi kiri pertahanan Mitra Kukar.
Bek Mahdi Albaar yang berdiri bebas langsung mengirim umpan ke tengah kotak penalti.
Sundulan Eksel Runtukahu yang mirip Irfan Bachdim berhasil menaklukkan Gerri Mandagi. Gol ini terbilang istimewa karena Eksel melakukan sundulan sambil terbang. Gol kemenangan itu dicetak di menit ke-91. BFC Sulut United menang atas tamunya, Mitra Kukar dengan skor 2-1.
Susunan Pemain
BFC SULUT UNITED: Zinda AP (kiper), Mahdi Albaar, Adi Parwa/Agus Supriyanto, Dion, Gusti S, Herrie Lontoh, Wawan Samma (C), Akbar, Sahar Tehupelasury, Martinus/Mustaqim, Eksel Runtukahu
MITRA KUKARL Gerri Mandagi (kiper), Achamd F Ardiansyah, Firli Apriansyah, Gilang Ginarsa, Atep, M Luthfi Kamal, Syahroni, Anndito Wahyu (C), Hendra Adi Bayauw, Rendy Siregar, Rishadi Fauzi
Peliput : Agustinus Hari




Discussion about this post