Manado, Barta1.com – Suasana di Aula GKIC Manado, Senin (1/7/2019) sangat ramai dengan peserta OSN dan para pendamping. Gubernur Sulut, Olly Dondokambey didampingi Sekretaris Jenderal Kemendikbud, Didik Suhardi membuka secara resmi kegiatan tahunan tersebut.
OSN kali ini digelar di dua provinsi berbeda: Sulut untuk SMA dan Yogjakarta SD dan SMP, namun dimulai secara bersama-sama 1-6 Juli 2019.
Pembukaan yang awalnya direncanakan dilakukan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Prof Dr Muhadjir Efendy, batal. Mendikbud dipanggil mendadak Presiden sehingga tak bisa datang ke Manado.
Olly menyampaikan, sangat bersyukur dan bangga Sulut dipilih menjadi tuan rumah OSN SMA. “Saya berikan apresiasi yang tinggi kepada para peserta karena mereka adalah siswa yang paling terbaik dari yang terbaik,” ungkap Olly.
Ia mengatakan manfaatkanlah kegiatan ini menjalin persahabatan dan memperkuat kebersamaan generasi muda Indonesia yang senantiasa diharapkan mampu mengamalkan nilai–nilai kebangsaan dan spirit nasionalisme melalui sikap cinta tanah air dengan menjunjung tinggi Pancasila dan UUD 1945.
Sekjen Kemendikbud, Didik Suhardi menyampaikan, OSN ini merupakan ajang silaturahim karena hari ini berkumpul putra-putri terbaik di seluruh tanah air. “Kalian adalah terbaik dari yang terbaik dan anda layak disebut paling yang terbaik,” katanya.
Selain ajang menunjukkan keahlian dibidang sains, kata dia, juga ajang saling bertukar budaya karena Indoneaia adalah kaya akan budaya. “Ajang OSN ke 18 ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mencetak calon ilmuan berkelas dunia yang akan membawa Indonesia pada kesejahteraan,” beber Suhardi.
Kata dia, untuk OSN SMA ke-18 2019 di Sulut ini diikuti oleh 1.078 siswa yang berlaga di bidang Fisika, Kimia, Biologi, Astronomi, Komputer, Ekonomi, Kebumian, Geografi, dan Informatika. “OSN jenjang SD/MI diikuti oleh 272 siswa yang berlaga di bidang Matematika dan IPA, sementara jenjang SMP/MTs diikuti oleh 396 siswa yang berlaga di bidang Fisika dan Biologi di Jogyakarya,” ujarnya.
Suhardi menambahkan, total partisipan termasuk guru pendamping, juri dan panitia mencapai 2.064 orang. Siswa berprestasi akan mendapatkan hadiah berupa tabungan, piagam, dan medali/piaia dan Provinsi yang berhasil mengumpulkan medali/piala terbanyak akan mendapatkan predikat sebagai juara umum dan berhak memboyong piala bergilir Mendikbud. “Tahun lalu, juara umum OSN XVII yang digelar di Padang. Sumatera Barat, adalah DKI Jakarta, dan selain menjalani lomba, peserta OSN juga akan mengikuti wisata edukasi di sejumlah tempat wisata menarik, Manado dan Yogyakarta,” kuncinya.
Kadis Dikda Sulut, dr Grace Punuh MKes menyampaikan, khusus peserta utusan Sulut sebanyak 26 siswa. “Akan ada juga seminar pendidikan disemua lokasi OSN SMA sesuai matapelajaran dan diharapkan semua guru disulut juga bisa ikut terlibat karena akan banyak ilmu yang akan didapat disana,” kata Punuh.
Penulis : Agustinus Hari



Discussion about this post