Manado, Barta1.com — Politeknik Negeri Manado (Polimdo) terus mendorong inovasi di lingkungan kampus melalui kegiatan Pengabdian Berbasis Masyarakat–Mahasiswa Berdampak (PBM-MB), Jumat (4/09/2026).
Kegiatan pengabdian tersebut mengangkat tema “Implementasi Kolam Terpal untuk Budidaya Ikan Gurame di Lingkungan Kampus guna Meningkatkan Kewirausahaan Mahasiswa dan Mendukung Ketahanan Pangan Berkelanjutan.”

Tim pengabdian terdiri dari mahasiswa Polimdo bersama dosen pembimbing, Ir. Alfrets Septy Wauran, S.T., M.Kom. Adapun mahasiswa yang terlibat di antaranya Prayti Noviana Daleno, Gracia Ester Tendean, Chealsy Meisy Sarainsang, Septian Renaldi Dowongi, Syalom Karunia Kowimbin, Lionel Kisra Injili, Michael Steve Mamengko, Rifaldi Datu, Apriliya A. Radjak, dan Michio Given Pongoh.
Prayti, didampingi Ir. Alfrets, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memanfaatkan kolam terpal sebagai sarana budidaya ikan gurame di lingkungan kampus. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi media pembelajaran kewirausahaan bagi mahasiswa.

“Kegiatan ini juga diarahkan untuk memberikan pengalaman praktik dalam pengelolaan usaha, mulai dari proses budidaya, pemantauan pertumbuhan ikan, pencatatan biaya produksi hingga analisis kelayakan usaha,” ungkap keduanya.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat turut mendukung ketahanan pangan berkelanjutan di lingkungan kampus.
“Apalagi, hal yang dilakukan dalam pengabdian meliputi sosialisasi, pelatihan teknis budidaya, penerapan kolam terpal, pengadaan dan pemeliharaan ikan gurame, pendampingan serta monitoring, dan evaluasi kelayakan usaha,” jelasnya.
Sementara itu, Ir. Alfrets mengatakan mahasiswa juga terlibat secara langsung dalam berbagai tahapan budidaya. Mulai dari pemberian pakan, pemantauan suhu dan pH air, pencatatan pertumbuhan serta kesehatan ikan, hingga pencatatan biaya produksi.
Mahasiswa juga diberikan pengalaman dalam melakukan analisis Break Even Point (BEP) dan R/C Ratio, termasuk mempelajari proses pemasaran hasil budidaya.
Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi contoh penerapan budidaya ikan yang sederhana dan sesuai dengan kondisi lahan di lingkungan kampus. Di sisi lain, kegiatan ini memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan.
“Ke depannya, kegiatan ini diharapkan dapat terus dikembangkan menjadi kegiatan produktif yang memberikan manfaat ekonomi, mendukung pembelajaran mahasiswa, serta berkontribusi terhadap ketahanan pangan berkelanjutan,” pungkasnya. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post