Manado, Barta1.com – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Cindy Wurangian, menyoroti adanya kontradiksi dalam materi yang disampaikan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Sulut kepada Banggar. Hal itu disampaikannya dalam rapat yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Provinsi Sulut, Selasa (7/7/2026).
Menurut Cindy, Ketua TAPD Sulut, Tahlis Galang, menyampaikan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) mengalami pertumbuhan sebesar 8,9 persen secara year on year. Namun, di sisi lain, target PAD tahun 2025 yang saat ini sedang dibahas justru tidak tercapai.
“PAD yang telah disampaikan secara sekilas oleh Ketua TAPD Sulut, Tahlis Galang, tumbuh 8,9 persen year on year. Tetapi, pada tahun 2025 yang menjadi pembahasan saat ini justru tidak tercapai,” ungkap Cindy.
Ia menilai, kondisi tersebut menunjukkan adanya kontradiksi dalam penyampaian capaian kinerja pemerintah daerah.
“Di situlah letak kontradiksinya. Karena itu, saya ingin bertanya, di mana sebenarnya ukuran keberhasilan itu,” ujarnya.
Cindy mempertanyakan apakah keberhasilan dinilai berdasarkan pertumbuhan dibandingkan tahun sebelumnya atau berdasarkan pencapaian target PAD tahun 2025 yang kini sedang dievaluasi.
“Apakah keberhasilan dilihat dari perbandingan dengan tahun lalu karena tahun ini tumbuh dibandingkan tahun sebelumnya, atau justru dari capaian target tahun 2025 yang sedang dibahas saat ini? Di mana sebenarnya ukuran keberhasilannya?” tambahnya.
Ia juga mempertanyakan apakah target PAD yang ditetapkan terlalu tinggi atau justru targetnya sudah realistis, tetapi upaya pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pengumpulan PAD belum berjalan maksimal.
Pertanyaan yang disampaikan Cindy belum sempat dijawab oleh Ketua TAPD Sulut, Tahlis Galang. Pembahasan kemudian ditanggapi Ketua DPRD Provinsi Sulut, Fransiskus Andi Silangen, yang mengusulkan agar rapat ditunda karena TAPD memiliki agenda lain yang berlangsung pada waktu bersamaan.
Menanggapi hal tersebut, Tahlis menjelaskan bahwa pada pukul 14.00 Wita, TAPD dijadwalkan mengikuti rapat kerja bersama Gubernur Sulut yang berlanjut hingga malam hari dengan agenda Pemerintah Provinsi Sulut.
“Kalau bisa, kiranya rapat ini dapat diskorsing,” kata Tahlis.
Dalam kesempatan yang sama, anggota Banggar lainnya, Amir Liputo, meminta delapan jenis capaian kinerja Pemerintah Provinsi Sulut untuk disampaikan kepada Banggar. Permintaan tersebut langsung direspons Tahlis dengan menyatakan kesiapannya. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post