Manado, Barta1.com – Dunia pendidikan tinggi di Indonesia tengah memasuki fase transformasi, khususnya pada jenjang perguruan tinggi vokasi. Salah satu wacana yang kini sedang dibahas di DPR RI adalah perubahan status politeknik menjadi universitas, atau yang dikenal sebagai Universitas Terapan (Applied University/Politeknik University).
Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, transformasi ini merupakan langkah strategis pemerintah bersama Forum Direktur Politeknik untuk memperkuat pendidikan vokasi di Indonesia. Melalui perubahan tersebut, perguruan tinggi vokasi nantinya memiliki peluang untuk membuka program studi hingga jenjang Doktoral (S3) Terapan.
Wacana ini mendapat sambutan positif dari berbagai politeknik negeri di Indonesia, termasuk Politeknik Negeri Manado (Polimdo).
Direktur Polimdo, Dra. Maryke Alelo, MBA, dalam sambutannya pada Senin (15/06/2026), menyampaikan bahwa Polimdo sebagai perguruan tinggi vokasi saat ini tengah diarahkan menuju status universitas. Menurutnya, proses perubahan tersebut sedang diperjuangkan dan dibahas di DPR RI.
“Apabila status tersebut terwujud, maka Polimdo nantinya dapat menyelenggarakan pendidikan hingga jenjang doktoral (S3),” ujar Maryke saat agenda penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) bersama Yayasan SMK Pendidikan Solagratia Tongkaina.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Direktur Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Polimdo, Juliet Makinggung, SE., M.Si., menjelaskan bahwa pihak kampus terus melakukan berbagai pembenahan guna menyambut perubahan yang direncanakan tersebut.
Menurutnya, Polimdo secara aktif belajar dan membangun kolaborasi dengan berbagai universitas ternama yang telah memiliki pengalaman panjang dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi.
“Untuk mempersiapkan perubahan itu, Polimdo terus melakukan pembelajaran bersama universitas-universitas ternama yang telah puluhan tahun berdiri. Kami saling berbagi pengalaman dan belajar satu sama lain demi meningkatkan kualitas institusi ke depan,” ungkap Juliet.
Transformasi politeknik menjadi universitas terapan diharapkan tidak hanya memperluas akses pendidikan vokasi hingga jenjang tertinggi, tetapi juga memperkuat peran perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, inovatif, dan siap menjawab kebutuhan dunia kerja serta industri masa depan. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo

Discussion about this post