Talaud, Barta1.com — PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo) berhasil menjaga pasokan listrik tanpa gangguan selama kunjungan kerja perdana Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, pada Sabtu, 9 Mei 2026. Keberhasilan ini memperlihatkan komitmen PLN dalam menyediakan infrastruktur energi yang handal di wilayah terluar Indonesia.
Kunjungan kenegaraan yang dilakukan di wilayah perbatasan ini meliputi agenda peninjauan di SMKN 2 Talaud dan Puskesmas Miangas. Karena letak geografis dan nilai strategisnya, PLN menjalankan pengamanan kelistrikan berlapis untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian acara Presiden dan rombongan.
Usman Bangun, General Manager PLN UID Suluttenggo, menegaskan pentingnya pengamanan listrik di Pulau Miangas.
“Kami menyadari kunjungan Presiden bukan hanya kunjungan biasa, melainkan simbol kehadiran negara di perbatasan. Oleh sebab itu, kami pastikan sistem kelistrikan dalam kondisi prima dan andal,” ujarnya.
Usman menambahkan, seluruh jajaran di UP3 Tahuna dan ULP Lirung telah diinstruksikan menerapkan skema pengamanan listrik berlapis supaya agenda kenegaraan berjalan tanpa gangguan sekecil apa pun.
“Ini menjadi prioritas utama kami karena Miangas adalah wajah terdepan Indonesia,” jelasnya.
Transformasi layanan PLN juga menjadi fokus utama. Usman menyebut bahwa PLN berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan hingga ke pulau-pulau terluar demi mendukung pembangunan nasional dan pemerataan pelayanan publik.
RM Dimas Adhi Prabowo, Manager PLN UP3 Tahuna, menambahkan pihaknya mempersiapkan infrastruktur kelistrikan dari hulu ke hilir dengan cermat.
“Kami melakukan pemeriksaan teknis menyeluruh, memperkuat personel siaga, serta menyediakan backup kelistrikan cadangan. Ini komitmen kami untuk pengamanan terbaik bagi simbol negara,” terang Dimas.
Di lokasi, Manager PLN ULP Lirung, Rayki Limpong, memimpin kesiapsiagaan personel di titik-titik strategis sejak tiga hari sebelum kedatangan Presiden.
“Kami menyiagakan tiga unit mesin PLTD dengan kapasitas total 300 kW dalam kondisi optimal, serta genset cadangan 5 kW dan 7 kW di lokasi acara,” ujarnya.
Rayki juga menyampaikan sebanyak 18 personel dari pegawai PLN, petugas layanan teknik, dan operator PLTD siaga 24 jam penuh untuk menjaga stabilitas pasokan listrik selama kunjungan. “Kami pastikan listrik berjalan stabil tanpa gangguan,” tambahnya.
Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud, Welly Titah, memberikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah daerah dan PLN.
“Kami mengapresiasi kerja keras PLN yang memastikan listrik andal selama kunjungan Bapak Presiden. Listrik stabil adalah kunci keberhasilan pelayanan masyarakat di wilayah perbatasan,” katanya.
Keberhasilan ini menegaskan kembali peran PLN sebagai pilar kedaulatan energi nasional. PLN berkomitmen menyediakan akses listrik berkualitas sampai ke seluruh pelosok negeri, memperkuat pertahanan ekonomi, dan menjaga cahaya terang dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote. (**)
Editor: Ady Putong


Discussion about this post