• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Jumat, Juni 5, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Edukasi

Upah Murah hingga Sunyi Perlindungan: Potret Buram Buruh Perempuan Perikanan di Bitung

by Meikel Eki Pontolondo
30 Maret 2026
in Edukasi
0
Upah Murah hingga Sunyi Perlindungan: Potret Buram Buruh Perempuan Perikanan di Bitung
0
SHARES
113
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com — Serikat Perempuan Pekerja Perikanan Sulawesi Utara (SP3SU) bersama LBH Manado menggelar diskusi publik mengenai advokasi buruh perempuan sektor perikanan. Kegiatan ini berlangsung di Kantor YLBHI–LBH Manado, Senin (30/03/2026).

Sekretaris SP3SU, Siti Aisa Surulla, memaparkan hasil penelitian yang dilakukan sepanjang 2023–2024. Penelitian tersebut melibatkan tiga puluh pekerja perempuan di Kota Bitung, dengan temuan bahwa persoalan yang mereka hadapi nyaris seragam.

“Pelanggaran hak terhadap pekerja perempuan masih marak terjadi. Yang paling rentan berkaitan dengan upah yang tidak sesuai UMP, jam kerja yang panjang, hingga kekerasan dan diskriminasi di tempat kerja. Bahkan, lembur sering kali tidak dibayarkan,” ungkap Siti.

Ia juga mengungkapkan adanya laporan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak. Seorang pekerja perempuan yang telah mengabdi selama tiga belas tahun diberhentikan tanpa pesangon, hanya karena persoalan keluarga.

Tak hanya itu, terdapat pula laporan mengenai praktik upah yang sangat rendah. “Ada pekerja di salah satu perusahaan, yang salah satu pemiliknya merupakan anggota DPRD, hanya dibayar Rp2.500 per kilogram,” tuturnya.

Menurut Siti, salah satu pekerja bahkan telah meminta kenaikan upah menjadi Rp5.000 karena menganggap bayaran tersebut tidak layak. Namun, permintaan itu ditolak.

“Pekerja perempuan yang membersihkan daging ikan hanya dibayar Rp2.500. Saat meminta kenaikan, pihak perusahaan berdalih akan merugi. Bahkan disampaikan, jika tidak mau bekerja, dipersilakan mencari tempat lain,” lanjutnya.

Siti juga membagikan pengalamannya sebagai pekerja. Ia mengaku pernah bekerja dari pagi hingga keesokan harinya tanpa mendapatkan upah lembur.

“Saya bekerja sambil membawa anak, sebagai seorang single mom. Kami bekerja dengan kondisi seadanya, bahkan beralaskan kardus. Lantai licin, minim penerapan K3, sering tertusuk duri ikan, namun perusahaan tidak bertanggung jawab atas kondisi tersebut,” jelasnya.

Temuan lain dari penelitian bersama LBH Manado juga menunjukkan lemahnya perlindungan tenaga kerja. Seorang pekerja perempuan diketahui hanya bermodalkan KTP tanpa jaminan BPJS Ketenagakerjaan maupun kesehatan.

“Bahkan ada kasus keguguran di tempat kerja. Ia sudah bekerja selama tujuh bulan, namun tetap dipaksa bekerja hingga akhirnya mengalami keguguran,” ungkap Siti.

Lebih memprihatinkan, saat pekerja tersebut mengeluhkan kondisi kesehatannya dan ketiadaan biaya berobat, perusahaan hanya memberikan bantuan sebesar Rp1 juta yang ternyata berstatus pinjaman.

“Uang itu bukan bantuan penuh, melainkan utang. Setelah pulih, ia harus kembali bekerja untuk melunasinya,” pungkasnya.

Diskusi ini turut menghadirkan sejumlah penanggap, di antaranya Untari (penyintas), Nurhasanah dari Aktivis Perempuan, akademisi Maria Heny Pratiknjo, serta perwakilan LBH Manado, Pascal Toloh. (*)

Peliput: Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: Kota BitungLBH ManadoSerikat Perempuan Pekerja Perikanan Sulawesi Utara (SP3SU)Siti Aisa Surulla
ADVERTISEMENT
Meikel Eki Pontolondo

Meikel Eki Pontolondo

Jurnalis di Barta1.com

Next Post
Foto: Bupati Kepulauan Sangihe dalam kegiatan ikrar kemitraan pesisir bersama Rare Indonesia. (Dok. Istimewa)

Bupati Sangihe Pimpin Ikrar Kemitraan Pesisir, Perkuat Peran Desa Jaga Ekosistem Laut

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Tiga Mahasiswa Teknik Elektro Polimdo Raih Medali Emas di Ajang Indonesian Polytechnic English Championship 2026 5 Juni 2026
  • Polimdo Mantapkan Komitmen Mutu Pendidikan Melalui Asesmen Lapangan Akreditasi DIII Akuntansi 5 Juni 2026
  • Kado Idul Adha, PLN Tingkatkan Operasional Listrik Pulau Paku Jadi 18 Jam Sehari 5 Juni 2026
  • Salurkan “Gerobak Cahaya” dan Modal Kerja, YBM PLN UP3 Kotamobagu Berdayakan UMKM Lokal 5 Juni 2026
  • PLN Bangun Jalan Usaha Tani di Pohuwato, Sukses Pangkas Biaya Angkut Petani 5 Juni 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In