Manado, Barta1.com – PT PLN (Persero) UID Suluttenggo memastikan kondisi kelistrikan di Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo berada dalam status aman menjelang puncak perayaan Natal dan Tahun Baru. Berdasarkan data teknis terbaru, total daya mampu pasok di wilayah ini mencapai 1.110,48 MW dengan cadangan daya yang mencukupi.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, mengungkapkan bahwa beban puncak diprediksi mencapai 901,41 MW. Dengan angka tersebut, sistem kelistrikan memiliki cadangan daya (surplus) sebesar 209,07 MW yang sangat memadai untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi listrik masyarakat.
“Secara umum, kondisi kelistrikan di wilayah kerja PLN UID Suluttenggo berada dalam status aman. Kami memahami bahwa momen Natal dan Tahun Baru adalah waktu yang sangat berharga bagi keluarga, sehingga pasokan tetap stabil,” kata Usman.
Pada Sistem SulutGo (Sulawesi Utara dan Gorontalo), daya mampu tercatat sebesar 668,35 MW dengan beban puncak 491,39 MW, menyisakan cadangan 176,96 MW. Sementara untuk Sistem Palu yang terintegrasi dengan Grid Sulselrabar, pasokan berada di angka 255,56 MW, cukup untuk memenuhi kebutuhan beban puncak setempat.
Selain sistem besar, PLN juga memantau 62 sistem isolated atau off-grid yang tersebar di wilayah kepulauan dan pedalaman. Sistem mandiri ini memiliki daya mampu 186,57 MW dengan beban puncak 154,46 MW, memastikan daerah terpencil tetap terang selama perayaan.
Usman menegaskan bahwa PLN telah memetakan 233 lokasi prioritas pengamanan, mulai dari rumah ibadah hingga pusat keramaian. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada fluktuasi tegangan yang mengganggu kekhusyukan ibadah maupun aktivitas ekonomi warga.
“Tim kami siaga 24 jam untuk merespons laporan masyarakat. Mari kita sambut Natal dan Tahun Baru dengan penuh sukacita tanpa rasa khawatir akan gangguan listrik,” tutup Usman. (**)
Editor:
Ady Putong
Barta1.Com


Discussion about this post