Sangihe, Barta1.com — Perayaan Natal Oikumene Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe menjadi momen kebersamaan yang sarat makna toleransi dan persaudaraan. Kehadiran umat Islam dalam ibadah Natal tersebut menciptakan suasana hangat dan mengharukan, memperlihatkan indahnya perbedaan yang hidup berdampingan dalam harmoni.
Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, mengaku terharu menyaksikan kebersamaan lintas iman yang terbangun dalam perayaan Natal Oikumene tersebut. Menurutnya, momen itu menjadi bukti nyata bahwa nilai persaudaraan dan kerukunan telah tumbuh kuat di tengah masyarakat Sangihe.
Makna Natal semakin lengkap dengan penampilan kelompok kesenian Hadrah Manggut dari Santiago. Penampilan bernuansa Islami itu turut memeriahkan ibadah Natal dan disambut dengan antusiasme serta rasa haru oleh jemaat dan masyarakat yang hadir. Kolaborasi lintas iman tersebut menjadi simbol kuat toleransi dan saling menghormati antarumat beragama.
Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menyampaikan rasa syukur atas kehadiran sejumlah tokoh lintas institusi dan agama. Ia menyebut hadirnya Ketua Pengadilan Agama, Ketua Pengadilan Negeri, Kapolres Kepulauan Sangihe, serta penampilan hadrah dalam perayaan Natal Oikumene sebagai cerminan kerukunan yang nyata.
“Kita bersyukur Natal hari ini dihadiri unsur lintas agama dan lembaga. Penampilan hadrah dari Santiago ini semakin memperteguh, mempererat, dan menjadi bukti nyata kerukunan di Kabupaten Kepulauan Sangihe,” ujar Thungari.
Ia berharap semangat kebersamaan dan toleransi yang terwujud dalam Perayaan Natal Oikumene tersebut terus dijaga dan diwariskan sebagai kekuatan sosial dalam membangun Sangihe yang damai, rukun, dan sejahtera.
Peliput: Rendy Saselah


Discussion about this post