Bireuen, Aceh, Barta1.com – Pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM bersama PT PLN (Persero) menunjukkan sinergi kuat dalam penanganan pascabencana banjir di Kabupaten Bireuen, Aceh.
Selain menyalurkan bantuan logistic yang dilakukan belum lama ini, fokus utama saat ini adalah percepatan pemulihan infrastruktur kelistrikan yang vital bagi denyut nadi aktivitas warga terdampak. Upaya ini harus menghadapi tantangan medan yang berat, di mana akses darat lumpuh total.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa seluruh kekuatan nasional harus diturunkan untuk mempercepat penanganan bencana, mencakup sektor bahan bakar dan listrik. Ia memastikan pemerintah bersama PLN telah menyiapkan langkah konkret, meskipun tantangan di lapangan tidak mudah.
“Kita harus memperbaikinya dengan cepat. Problemnya adalah infrastruktur untuk kita bangun tower darurat itu tidak bisa lewat jalan darat, harus lewat helikopter. Karena jalan untuk masuk ke sini memang betul-betul lumpuh ini. Tapi, Alhamdulillah sudah ada solusi,” jelas Bahlil, menggambarkan kesulitan akses untuk perbaikan jaringan listrik.
Bupati Bireuen, Mukhlis, mengungkapkan bahwa selain kebutuhan pangan, masyarakat juga sangat menantikan percepatan pemulihan kelistrikan. Kelancaran suplai listrik, katanya, merupakan hal esensial agar warga dapat kembali beraktivitas normal.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjamin bahwa seluruh lini PLN bekerja tanpa henti untuk memulihkan sistem kelistrikan. Personel ditugaskan bekerja nonstop di tengah kondisi darurat.
“PLN akan terus mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat terlayani, termasuk kebutuhan sosial. Untuk mempercepat pemulihan kelistrikan, kami tugaskan personel untuk bekerja nonstop,” ucap Darmawan, menegaskan komitmen perusahaan.
Sinergi antara pemerintah dan PLN juga terlihat dalam penyediaan bantuan sosial dan operasional. Selain memastikan kebutuhan listrik kembali normal, PLN juga bergerak dalam aksi kemanusiaan melalui penyediaan dapur umum di 11 lokasi, termasuk kolaborasi dengan Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda.
Darmawan Prasodjo menambahkan bahwa kolaborasi ini sangat penting untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar sampai dan pemulihan berjalan cepat.
“Atas arahan Danantara Indonesia, PLN berkolaborasi dengan Pemda dan Kodam dalam pembangunan dapur umum. Ini membuktikan bahwa bersama-sama, percepatan pemulihan warga terdampak bisa dicapai, dan bantuan yang diberikan benar-benar sampai ke mereka yang membutuhkan,” pungkasnya.
Komitmen ini memberikan harapan bagi warga yang kini perlahan bangkit dari keterpurukan, dibuktikan dengan hadirnya bantuan yang diantar langsung oleh perwakilan pemerintah pusat dan BUMN. (**)
Editor:
Iverdixon Tinungki


Discussion about this post