Manado, Barta1.com — Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD bersama Biro Umum Setdaprov Sulut kembali menjadi perhatian publik. Agenda yang digelar di ruang Komisi II DPRD Sulut, Selasa (28/10/2025), menyoroti persoalan pembelian mobil dinas baru untuk Wakil Gubernur Sulut.
Anggota Komisi II DPRD Sulut, Normans Luntungan, mengungkapkan adanya informasi terkait pembelian mobil baru jenis Densa dengan nilai mencapai Rp997 juta.
“Saya mendapatkan informasi, entah itu dari anggaran perubahan atau untuk tahun 2026, bahwa Bapak Wakil Gubernur telah membeli mobil baru Densa seharga Rp997 Juta ,” tanya Normans kepada Kepala Biro Umum Provinsi Sulut, Putu Chayani.
Normans menilai, kebijakan tersebut kurang sejalan dengan kondisi keuangan daerah yang saat ini sedang melakukan berbagai bentuk penghematan.
“Sekarang banyak anggaran yang dipotong dan dilakukan efisiensi, tapi di sisi lain eksekutif justru melakukan belanja modal yang cukup besar,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Karo Umum Putu Chayani menjelaskan bahwa pengadaan mobil dinas tersebut telah direncanakan sejak tahun sebelumnya.
“Untuk kendaraan dinas kepala daerah dan wakil kepala daerah memang sudah direncanakan sejak lama. Kendaraan dinas lama akan digunakan untuk operasional tamu,” jelasnya.
Putu juga menambahkan bahwa pemilihan mobil jenis Densa dilakukan karena pertimbangan efisiensi dan penggunaan energi listrik.
“Bapak Wakil Gubernur sejak awal tahun memang berencana mencari kendaraan yang lebih hemat BBM. Akhirnya dipilih mobil listrik Densa. Proses pembelian ini menggunakan anggaran induk tahun 2025,” terang Putu.
Pernyataan tersebut kembali mendapat tanggapan tegas dari Normans. Ia mempertanyakan mengapa penghematan tidak diterapkan secara merata.
“Tahun 2025, anggota DPRD Sulut mengalami pemotongan anggaran hingga 50 persen. Mengapa eksekutif tidak ikut dipotong? Seharusnya kebijakan itu diterapkan secara menyeluruh. Mobil dinas yang sekarang pun masih layak digunakan. Kalau dianggap tidak bisa dipakai, bawa saja ke sini, masih sangat baik kondisinya,” tegas Normans. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post