Manado, Barta1.com – Kejutan terjadi di ajang HUT ke-63 P/KB Sinode GMIM tahun 2025. Ya, GMIM Kalvari Malalayang Satu, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, meraih gold champion di dua kategori, Minggu (19/10/2025) di Wilayah Dimalak, Tatelu, dan Tatelu Satu. Yakni paduan suara kategori Small Choir Seri A merebut juara pertama dengan torehan angka tertinggi 86,4500. Sedangkan untuk peringkat kedua diraih oleh GMIM Petra Liwas Ranomuut dengan nilai 86,2027 disusul peringkat ketiga GMIM Imanuel Lowian, Langowan, dengan nilai 86,1092.
Kemudian, P/KB GMIM Kalvari Malalayang melanjutkan dominasnya meraih gold champion pada Lomba Band Rohani Kategori Musik Pop Gerejawi Daerah dengan nilai 83,876. Gelar juara Lomba Band ini semakin sempurna dengan keberhasilan Allan Mangare meraih gelar The Best Drum.
Sementara untuk peringkat kedua ada GMIM Pinaesaan GPI dengan nilai 83,865, disusul peringkat ketiga GMIM Bukit Moria Winangun dengan nilai 83,183. Torehan 2 Gold Champion yang diraih P/KB GMIM Kalvari Malalayang Satu, semakin melengkapi prestasi yang diraih, pasalnya pada Hari Persatuan (Hapsa) P/KB GMIM Tahun 2025, mereka juga berhasil meraih Gold Champion pada Lomba Vokal Grup Seri A, Solo Makaaruyen yang diraih Elly Kaunang serta Solo usia 45 tahun diraih oleh Edwin Laloan.
Penatua P/KB GMIM Kalvari Malalayang Satu, Rico Ferdinandus ST MT mengaku sangat bersyukur atas perkenaan Tuhan Yesus dapat meraih 2 gelar juara Gold Champion yakni PS Small Seri A dan Band Rohani. “Ini bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga tentang kebersamaan, pemberian diri bapak-bapak dan dukungan Tim Kerja HAPSA dan HUT PKB yang diketuai Kombes Pol (Pur) Dr Set Lumowa, SIK, MSi, Para Pelayan Khusus, Jemaat GMIM Kalvari Malalayang,’ ujar Rico.
Ia juga secara khusus mengapresiasi peserta lomba, Koordinator Paduan Suara Erwin Tiwow, Jefferly Lakoy, dan Koordinator Band P/KB James Diets yang sudah meluangkan waktu di setiap latihan. “Sebagai penatua P/KB Kalvari, saya merasa sangat bangga dan terharu melihat semangat dan talenta bapak-bapak tunjukkan, baik saat latihan dan perlombaan,” tutur Rico.
Dia berharap, kebersamaan dalam lomba ini menjadi berkat bagi jemaat semua sehingga hanya nama Tuhan Yesus yang dimuliakan. “Sekali lagi terima kasih atas partisipasi dan dedikasinya,” kuncinya.
Peliput: Agustinus Hari


Discussion about this post