• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home Politik

Krisis BBM dan Antrian Truk di SPBU, Nick Lomban: Desak Pertamina Ambil Tindakan Nyata

by Meikel Eki Pontolondo
1 Oktober 2025
in Politik
0
Anggota DPRD Sulut, Nick A Lomban. (foto; meikel/barta)

Anggota DPRD Sulut, Nick A Lomban. (foto; meikel/barta)

0
SHARES
268
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – Persoalan kelangkaan BBM dan antrean panjang truk di sejumlah SPBU di Sulawesi Utara (Sulut) kembali mencuat. Anggota DPRD Provinsi Sulut, Nick Adicipta Lomban, angkat bicara menyoroti peliknya masalah ini dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) lintas komisi yang digelar di Ruang Serbaguna DPRD Sulut, Selasa (30/09/2025).

“Kami di periode sebelumnya sudah beberapa kali membahas masalah ini bersama Pertamina. Ini bukan persoalan baru, tapi terus berulang dari waktu ke waktu,” ujar Nick Lomban dalam forum yang turut dihadiri perwakilan dari Pertamina, sektor pertanian, migas, Kodam, Sekprov Sulut, kepolisian, dan perwakilan sopir truk.

Lomban mengungkapkan bahwa sebelumnya sudah ada kesepakatan terkait penambahan kuota BBM melalui lobi ke BPH Migas. “Kami ikut mengawal bersama biro perekonomian, dan memang kuota sempat ditambah. Tapi faktanya, setiap tahun selalu muncul masalah yang sama,” katanya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa persoalan tidak semata-mata soal kuota. “Pengawasan internal Pertamina juga perlu dievaluasi secara serius. Ada ketimpangan distribusi di lapangan. Misalnya, ada SPBU yang sudah melebihi kapasitas, sementara SPBU lain justru belum menyerap kuotanya secara maksimal,” jelasnya.

Nick menilai semestinya Pertamina bisa belajar dari pola yang berulang. “Pertamina punya sistem audit internal. Harusnya dari sana bisa dievaluasi, agar kesalahan yang sama tak terus terjadi,” tambahnya.

Ia pun menantang Pertamina untuk mengambil langkah tegas dan konkret. “Kami minta Pertamina keluarkan jurus pamungkasnya. Dulu, saat komisaris Pertamina datang ke Sulut, antrean langsung terurai. Mengapa sekarang tidak bisa dilakukan hal serupa? Ini jelas bisa, asal ada kemauan dan tindakan nyata dari pihak terkait,” tegasnya.

Menurutnya, antrian panjang ini tidak terjadi di daerah lain seperti di Sulut. Maka dari itu, ada sesuatu yang perlu dibenahi secara struktural.

Ia menambahkan bahwa sebagian besar sopir truk yang hadir menyampaikan aspirasi berasal dari daerah pemilihannya, Kota Bitung.

“Sebagai wakil rakyat dari Dapil Minut-Bitung, saya merasa malu. Seolah-olah DPRD ini tak punya kekuatan, daya, dan kemampuan untuk menyelesaikan persoalan ini. Padahal, ini bukan semata tanggung jawab DPRD, tapi kerja kolektif semua pihak,” ujarnya menutup.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Manager PT Pertamina Patra Niaga Region Sulawesi, Angga Yudiwinata Putra, tampak serius mencatat seluruh pernyataan yang disampaikan. Ia sesekali mengarahkan pandangannya kepada para anggota Komisi III DPRD Sulut yang hadir, sebagai bentuk atensi terhadap keluhan masyarakat. (*)

Peliput: Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: DPRD SulutNick LombanPertamina
ADVERTISEMENT
Meikel Eki Pontolondo

Meikel Eki Pontolondo

Jurnalis di Barta1.com

Next Post
ketua LBH Garda Nusa Talaud, Fery Tumbal

Fakta Baru di Balik Polemik Efisiensi Anggaran, Tumbal: Masih Ada Pencairan Pasca Perkada Tak Diteken

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Usai Turnamen Catur Daerah, Kepala BNNP Sulut Tatap Event Nasional 18 April 2026
  • Halal Bihalal Jurusan AB Polimdo: Merajut Kebersamaan dalam Keberagaman 18 April 2026
  • WALHI Sulut Perkuat Gerakan Lingkungan, 18 Peserta Ikuti Pelatihan Community Organizer 2026 17 April 2026
  • Pegadaian Gelar “Mengetuk Pintu Langit”, Wujud Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan 17 April 2026
  • Anak Aniaya Ibu Kandung hingga Meninggal, Polisi Tindak Cepat Amankan Pelaku 17 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In