Manado, Barta1.com – Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Manado (Polimdo) kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, melalui pendanaan Pengabdian Polimdo Berbasis Masyarakat (PBM).

Kegiatan pengabdian kali ini mengangkat tema “Penguatan Masyarakat Tanggap Bencana Tsunami melalui Sosialisasi dan Pemasangan Rambu Jalur Evakuasi”, yang dilaksanakan di Desa Wisata Darunu, Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat, Ir. Stefani Switly Peginusa, S.ST., MT, didampingi para anggota tim yaitu Ir. Julius Everhart Tenda, M.T, Dr. Ir. Geertje Efraty Kandiyoh, S.T., M.Eng, dan Raykes Hinrich Tuerah, SE., MSA, menyampaikan kepada Barta1.com, Selasa (23/09/2025) bahwa kegiatan ini berfokus pada dua hal penting:
Pertama, sosialisasi mengenai struktur bangunan tahan gempa yang dilaksanakan pada 4 Juli 2025. Kedua, pemasangan rambu-rambu jalur evakuasi serta papan petunjuk arah yang jelas, yang dilaksanakan pada 1 Agustus 2025.
“Kami memberikan edukasi kepada masyarakat agar memahami seperti apa bangunan yang tahan terhadap gempa, sehingga mereka dapat mengaplikasikannya dalam pembangunan di wilayah mereka,” ujar Ir. Stefani Switly.
Ia menambahkan bahwa sebelum pelaksanaan kegiatan, tim terlebih dahulu melakukan observasi kondisi lingkungan di Desa Darunu. Hasilnya menunjukkan bahwa kawasan tersebut belum memiliki rambu-rambu jalur evakuasi yang memadai untuk menghadapi potensi bencana seperti tsunami, gempa bumi, dan lainnya.
“Setelah pelaksanaan sosialisasi, kami lanjutkan dengan pemasangan rambu-rambu jalur evakuasi. Ke depan, kegiatan ini dapat dikembangkan menjadi simulasi kebencanaan agar masyarakat semakin siap dan tanggap,” pungkasnya. (*)
Editor: Meikel Pontolondo


Discussion about this post