• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Jumat, Juni 12, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home Politik

IMM Sulut Singgung Natanael Pepah Soal Kemalasan Berpikir

by Meikel Eki Pontolondo
3 Juli 2025
in Politik
0
Barisan OKP dalam pembahasan Ranperda Kepemudaan. (foto: meikel/barta)

Barisan OKP dalam pembahasan Ranperda Kepemudaan. (foto: meikel/barta)

0
SHARES
212
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – Forum Group Discussion (FGD) pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kepemudaan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang digelar di Ruang Paripurna DPRD Sulut, Rabu (2/7/2025), memanas antar sesama OKP (Organisasi Kemasyarakatan Pemuda).

Hal itu dipicu oleh pernyataan dari perwakilan HIPMI, Natanael Pepah, yang menuding aktivis yang hadir pada  FGD  Ranperda Kepemudaan “mendramatisir”.

Ketua DPD IMM Sulut, Fikli Olola, dengan tegas membantah pernyataan tersebut.

“Mengatakan aktivis mendramatisir adalah bentuk kemalasan berpikir,” tegas Fikli saat menutup pernyataannya dalam forum tersebut.

Pernyataan Pepah muncul setelah Ketua DPD GMNI Sulut, Taufik Poli, berupaya meminta waktu kembali untuk menanggapi pernyataan dari anggota Panitia Khusus (Pansus) Ranperda dan Dinas Pemuda dan Olahraga, terkait pandangan tentang materi wawasan kebangsaan pada  draf Ranpeda Kepemudaan. Taufik kemudian  terpaksa keluar dari ruangan FGD karena izin dari perusahaan tempatnya bekerja hanya sampai pukul 12.00 WITA. Apalagi, permintaan waktunya ditolak oleh anggota Pansus, Pierre Makisanti.

Setelah itu, moderator FGD yang juga merupakan tim ahli DPRD Sulut, Deni Pinasang, mempersilakan Pepah menyampaikan pandangannya terkait isi draf Ranperda. Dalam pernyataannya, Pepah menyebut:

“Saya melihat para aktivis ini mendramatisir. Padahal, poin per poin, butir per butir  sudah jelas. Kenapa harus mendramatisir lagi? Apa kalian tidak melihat bahwa butir A dan B sudah jelas?”

Pernyataan anggota DPRD Kota Manado yang juga kader PDI Perjuangan itu sontak menuai reaksi. Pasalnya, hampir seluruh organisasi kepemudaan (OKP) yang hadir mengaku belum menerima maupun mengkaji draf Ranperda secara menyeluruh. Hal ini menimbulkan pertanyaan atas klaim Pepah bahwa semua poin dalam draf sudah jelas.

Usai FGD, Fikli Olola kepada Barta1.com menambahkan bahwa apa yang dilakukan Taufik Poli bukanlah bentuk dramatisasi, melainkan murni keinginan untuk menyampaikan pandangan penting terkait wawasan kebangsaan.

“Ketua GMNI Sulut hanya ingin menjelaskan soal pemahaman kebangsaan. Tapi karena ada keterbatasan waktu kerja, dia harus memilih keluar. Jadi tidak tepat kalau dibilang mendramatisir. Siapa yang meragukan nasionalisme seorang Ketua GMNI Sulut,” pungkasnya. (*)Peliput: Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: Angota DPRD Provinsi SulutFikli OlolaIMMNatanael PepahRanpeda Kepemudaan
ADVERTISEMENT
Meikel Eki Pontolondo

Meikel Eki Pontolondo

Jurnalis di Barta1.com

Next Post
Bahas Isu Jual-Beli Pulau Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Wahid Tegaskan Ini

Bahas Isu Jual-Beli Pulau Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Wahid Tegaskan Ini

Discussion about this post

Berita Terkini

  • PLN Jamin Listrik Tanpa Kedip di Puncak HUT Tiga Instansi Sulteng 12 Juni 2026
  • Ubah Sampah Jadi Berkah, PIKK PLN Tolitoli Edukasi Warga Bikin Eco-Enzyme 12 Juni 2026
  • Gempa Sangihe: PLN Salurkan Bantuan Logistik ke Tiga Desa Terluar 12 Juni 2026
  • Saat Anak-anak Korban Gempa Sangihe Menemukan Lagi Ruang untuk Tertawa 11 Juni 2026
  • Bupati Sangihe Sisir Tiga Pulau Perbatasan Filipina yang Terdampak Gempa M 7,7 11 Juni 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In