Sangihe, Barta1.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar pelatihan metode pembelajaran Matematika yang tak biasa. Selama 18 hari, guru dan siswa jenjang SMP dibimbing untuk memahami Matematika melalui pendekatan GASING—singkatan dari Gampang, Asyik, dan Menyenangkan.
Pelatihan bertajuk “Program Pandai Berhitung dengan Metode GASING” ini berlangsung di Tahuna Beach Hotel dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Melanchton Harry Wolff, ST, ME, pada Rabu, (18/6/2025).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Julien Manangkalangi, mengatakan pelatihan ini merupakan hasil kerja sama dengan Yayasan Surya. Tujuannya, kata dia, adalah untuk mematahkan anggapan bahwa Matematika adalah pelajaran yang menakutkan bagi siswa.
“Selama ini, banyak anak menghindar dari pelajaran Matematika karena identik dengan hafalan rumus yang membosankan. Padahal, Matematika bisa menjadi alat untuk memecahkan masalah nyata dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Menurut Julien, dalam konteks pendidikan saat ini, guru Matematika dituntut untuk tidak hanya mengajarkan rumus, tetapi juga membantu siswa menemukan makna dalam proses belajar. “Kami berharap kegiatan ini berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan numerasi siswa di daerah ini,” kata dia.
Metode GASING sendiri dikembangkan oleh Prof. Yohanes Surya, seorang fisikawan asal Indonesia. Metode ini telah diterapkan di berbagai daerah tertinggal di Indonesia dan terbukti mampu meningkatkan kemampuan berhitung siswa secara signifikan dalam waktu singkat.
Peliput: Rendy Saselah


Discussion about this post