Manado, Barta1.com — Eskalasi di tubuh Partai Golkar Sulut semakin dinamis menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah atau Musda beragenda pemilihan ketua baru. Apalagi ada sosok menarik bernama Wanti Waranei Frangky Mamahit yang belakangan mencuat untuk memimpin Beringin.
Publik Sulawesi Utara pasti mengenal mengenal figur tersebut. Pensiunan TNI AD dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal itu pernah menjabat Panglima Kodam XIII/Merdeka. Pada 2024 dia sempat digadang maju Pilgub Sulut. Terakhir santer terdengar, Jenderal Mamahit kian mantap melangkah di blantika perpolitikan.
“Memang ada peluang pak Frangky Mamahit maju ke calon ketua DPD I Golkar Sulawesi Utara, karena itu semua proses ke sana terus dimatangkan,” ujar Hearvy Engka, orang dekat Jenderal Mamahit, pada Barta1 Senin (16/06/2025).
Beredar juga sang jenderal sudah melakukan konsolidasi dengan sejumlah kader senior Beringin Sulut. Dari pertemuan ini, Mamahit bisa diterima dengan baik.
“Jujur saya buka, banyak kader Golkar yang antusias dengan figur pak Mamahit, kebanyakan kader senior,” ujar Hearvy lagi.
Apalagi menurut Hearvy, Jenderal Mamahit adalah seorang tentara berkarakter simpatik. Buktinya saat digadang suksesi kepala daerah tahun lalu ribuan simpatisan mau bergabung ke barisan konstituen.
“Dia itu tipikal pemikir dan simpatik, tidak kaku dan bisa diterima semua kalangan. Dalam dunia politik juga dia sudah matang,” cetus Hearvy.
Kalaupun sekarang maju ke bursa pemimpin parpol, banyak pihak menilai Jenderal Mamahit bisa kembali membawa Beringin Sulut ke masa keemasan. Lelaki berdarah Remboken Minahasa itu punya visi politik dan karakter kuat sebagai pemimpin. Sesuai namanya, karakter Waranei —pejuang Minaesa— ikut melekat kuat dalam perkataan, pemikiran dan perbuatan Jenderal Mamahit.
Pengalaman memimpin unit besar hingga tingkat Kodam semasa aktif sebagai TNI menjadi salah satu modal kuat dari Mamahit, untuk membawa kejayaan Golkar yang belum maksimal dalam sejumlah Pilkada tingkat kabupaten/kota 2024 lalu. Lebih dari itu, Jenderal Mamahit juga pernah menjadi ketua Relawan Prabowo-Gibran Sulawesi Utara.
“Saya kira kemampuan manajerial pak jenderal cocok lah dengan Partai Golkar, dia juga mampu mengambil langkah-langkah taktis yang bisa dipraktikkan dalam politik secara dinamis,” kata Hearvy lagi. (*)
Editor:
Ady Putong


Discussion about this post