Sangihe, Barta1.com – Pimpinan Cabang Sarekat Islam (SI) dan Wanita Sarekat Islam (WSI) Kabupaten Kepulauan Sangihe resmi dilantik untuk masa jihad 2024–2029. Kegiatan ini dirangkaikan dengan acara Halal Bi Halal dan berlangsung penuh khidmat serta suasana kekeluargaan di Papanuhung Santiago Tampunganglawo, Sabtu (19/4/2025).
Pelantikan ini menjadi tonggak baru pergerakan organisasi keagamaan tersebut di wilayah perbatasan utara Indonesia. Tak hanya menjadi ajang seremonial, kegiatan ini juga menjadi ruang mempererat tali silaturahmi antaranggota, tokoh agama, dan pemerintah daerah.
Surat Keputusan (SK) pengangkatan untuk pengurus SI Sangihe dibacakan langsung oleh Salim Bin Smith. Sementara itu, SK untuk Wanita Sarekat Islam diserahkan oleh Ketua SI Sulawesi Utara, Hajjah Julia Tanjung Bawoel yang juga menjabat sebagai Pimpinan Wilayah WSI Sulut.
Prosesi baiat atau janji setia para pengurus dipimpin oleh Ketua Koordinator Wilayah Sulut dan Kalimantan, Abid Takalamingan. Ia juga bertindak sebagai pelantik mewakili Ketua Umum Sarekat Islam, Dr. Hamdan Zoelva.
“Pelantikan ini adalah komitmen bersama untuk terus memperjuangkan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan pengabdian kepada masyarakat,” kata Abid dalam sambutannya.
Para pengurus yang dilantik menyatakan kesiapan mereka untuk mengemban amanah dengan menjunjung tinggi nilai-nilai organisasi yang telah berdiri sejak era pergerakan nasional itu.
Acara semakin terasa bermakna dengan tausiyah Halal Bi Halal yang disampaikan oleh Ustaz Jaiz Kaunang. Dalam ceramahnya, ia mengangkat tiga nilai penting dalam tradisi Halal Bi Halal, yakni ukhuwah Islamiah (persaudaraan antarumat Islam), ukhuwah insaniah (persaudaraan antarsesama manusia), dan ukhuwah wathaniyah atau bangsariah (persaudaraan kebangsaan).
“Ukhuwah adalah pondasi utama kehidupan umat. Tanpa kebersamaan, kita akan berjalan sendiri. Tapi jika bersatu, sehebat apapun tantangan akan terasa ringan,” ujar Ustaz Jaiz dalam tausiyahnya.
Ia juga menekankan nilai ta’aruf (saling mengenal) dan wasathiyah (moderasi) sebagai pilar penting dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan inklusif.
Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari. Dalam sambutannya, Thungari menyampaikan apresiasi dan harapan besar kepada para pengurus yang baru saja dilantik.
“Atas nama pemerintah daerah, saya menyampaikan selamat dan sukses. Semoga amanah ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan semangat pengabdian demi kemajuan umat di daerah yang kita cintai ini,” ujar Thungari.
Ia juga mengakui peran strategis Sarekat Islam dan Wanita Sarekat Islam dalam membangun karakter umat serta memperkuat nilai-nilai sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.
“Organisasi ini telah memberikan kontribusi besar dalam menjaga keharmonisan sosial dan mempererat persaudaraan di Kepulauan Sangihe. Pemerintah daerah siap bersinergi dan menopang setiap program yang direncanakan ke depan,” tutupnya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh dari berbagai organisasi keislaman di Kepulauan Sangihe seperti Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kelompok Kerja Guru (KKG), serta perwakilan ormas Islam lainnya.
Peliput: Rendy Saselah


Discussion about this post