Manado, Barta1.com – Bintang muda Indonesia, Marselino Ferdinan, akhirnya bisa punya klub. Setelah hampir lima bulan lebih terkatung-katung tanpa klub setelah kontraknya selesai dengan KMSK Deinze Belgia. Adalah Oxford United. Klub yang baru naik kasta ke Liga 2 Inggris ini dimiliki Ketua PSSI Erick Thohir dan Anindya Bakrie. Tak segan-segan Erick Thohir pun menyambut gembira berlabuhnya Lino sapaan akrab Marselino Ferdninan ke Oxford United.
Dan dia benar-benar yang dibutuhkan bukan karena titipan. “Selamat datang dan selamat berjuang di Oxford United, Marselino! Jadikan ini kesempatan untuk belajar dan berkembang,” tulis Erick Thohir dikutip Barta1.com Selasa (20/8/2024).
Kepindahan ini menandai babak baru dalam karier sepak bola sang gelandang berbakat. Oxford United, yang dimiliki oleh dua pengusaha Indonesia, Erick Thohir dan Anindya Bakrie, telah mengamankan tanda tangan Marselino dengan kontrak jangka panjang hingga akhir tahun 2026.
Marselino Ferdinan akan berlaga bersama Oxford United di EFL Championship, divisi kedua Liga Inggris, musim 2024-2025.
DEBUT MARSELINO
Lantas, kapan kita bisa melihat Marselino beraksi dengan seragam Oxford United? Melihat jadwal pertandingan Oxford United, peluang debut Marselino terbuka lebar pada laga pekan ketiga melawan Blackburn Rovers pada 24 Agustus 2024.
Namun, jika Marselino belum mendapat kesempatan bermain di laga tersebut, masih ada peluang baginya untuk tampil di putaran kedua Piala Liga Inggris melawan Coventry City pada 28 Agustus 2024.
SEJARAH
Klub sepak bola Oxford United, yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh pengusaha Indonesia Erick Thohir dan Anindya Bakrie, sukses meraih promosi ke divisi Championship atau kasta kedua Liga Inggris.
Kemenangan dramatis 2-0 atas Bolton Wanderers di Stadion Wembley pada 19 Mei lalu memastikan tiket promosi bagi tim berjuluk The U’s.
Dengan demikian, Oxford United kembali merumput di divisi Championship setelah absen selama 25 tahun.
Terakhir kali bermain di kompetisi kasta kedua, klub yang berdiri pada tahun 1893 ini terdegradasi pada musim 1998/1999.
Prestasi gemilang ini tak lepas dari tangan dingin pelatih Des Buckhingham. Berkat strategi jitu dan kerja keras para pemain, Oxford United yang finis di posisi kelima klasemen akhir League One berhasil menembus babak playoff dan keluar sebagai juara.
Sebagai salah satu klub sepak bola tertua di Inggris, Oxford United memiliki sejarah panjang dan penuh warna.
Klub yang bermarkas di Stadion Kassam ini pernah merasakan manisnya kompetisi kasta tertinggi Liga Inggris pada era 1980-an.
Selain itu, The U’s juga pernah menjuarai Divisi Dua pada musim 1984/1985 dan meraih gelar juara Piala Liga pada tahun 1986 setelah mengalahkan Queens Park Rangers dengan skor telak 3-0.
Dengan kepemilikan saham mayoritas oleh pengusaha Indonesia, diharapkan Oxford United dapat semakin berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi di kancah sepak bola Inggris.
Penulis : Agustinus Hari
Sumber : Berbagai sumber


Discussion about this post