Manado, Barta1.com – Persoalan reklamasi di Manado Utara menjadi pembicaraan hangat dibanyak kalangan, baik itu ditingkatan Komunitas, Ormas, LSM, Pemerhati Lingkungan dan sebagainya. Hal itu juga menjadi sorotan dari Ormas Oi besutan Virgiawan Listanto (Iwan Fals).
Ketua BPW Oi Sulawesi Utara, Bambang Amiri, secara terang-terangan menyebut jika Manado bagian utara ini akan direklamsi akan besar dampaknya, baik itu secara lingkungan maupun kehidupan manusia itu sendiri.
“Kita bisa berkaca dengan persoalan reklamasi di manado bagian selatan. Dengan berbagai iming-iming dari pihak pengembang. Coba lihat saat ini, para nelayan kecil mulai tergusur, apakah bagian utara akan dibuat seperti itu, semua kita harus bergerak untuk menolak hal ini,” ungkap Amiri kepada Barta1.com. Selasa (11/06/2-24).
Kedua persoalan lingkungan, jika sepanjang Pantai Manado Utara ini akan ditimbun berapa banyak kerusakan terhadap kekayaan laut, seperti keindahan secara pariwisata, jenis ikan, kemudian karang dan sebagainya.
“Maka semua itu, akan membunuh ruang hidup masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan, yang mungkin dari hasil laut bisa menyekolah anak anaknya sampai berhasil,” jelasnya.
Berikutnya, pasti akan terjadi bencana seperti banjir atau air laut naik kedaratan. Jika kemarin terjadi di area kawasan Manado, tak perlu kaget dengan kejadian tersebut, karena laut mencari tempatnya yang dahulu sudah ditimbun.
“Melihat dampak buruk ini, maka Ormas Oi Sulawesi Utara bahkan tingkatan BPK hingga BPKel diinstruksikan untuk menolak adanya reklamasi di Manado Utara ini,” tegasnya.
Kemarin, tambah Amiri, sudah mendapatkan informasi bahwa DPRD Provinsi Sulut bersama sekumpulan nelayan Manado Utara bersepakat menolak adanya reklamasi ini. Maka dari itu, dirinya berharap kesepakatan ini terus dijaga dan dikawal sampai reklamasi ini benar-benar dihentikan.
“Jika persoalan lingkungan, Oi tidak akan pernah diam, karena ini menyangkut keberlangsungan hidup banyak orang hingga anak dan cucu kita nanti. Maka dari itu dengan tegas saya sampaikan Ormas Oi Sulawesi Utara menolak adanya reklamasi di Manado Utara,” pungkasnya. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post