Manado,Barat1.com – ‘Satu niat satulah darah kita, kamu adalah kamu dan aku adalah aku’ menjadi tema pada Diklat I Badan Pengurus Kelompok (BPKeL) Oi Anak Wayang Manado, Kedai Oi jalan Boullevard II Manado, Minggu (2/05/2024).
Kegiatan yang dikoordinir oleh Marvel Pantolaeng itu diikuti oleh 37 peserta Diklat. Di mana di dalamnya juga, sudah tergabung dengan 2 peserta dari BPKel Oi Hidup Manado.
Mereka diberikan pengetahuan sekaligus praktek sebagai proses menjadi anggota ormas Oi, yang terdidik dan terarah sesuai dengan SOPAN (Seni, Olahraga, Pendidikan, Ahlak dan Niaga) Oi. Materi yang diberikan berupa historikal BPkel Oi Anak Wayang yang diberikan oleh Septian Ade Putra.
Kemudian materi tentang Ke Oi-an yang diberikan oleh Demisioner ketua BPK Oi Manado, Mustofa Hasan. Berikutnya materi keorganisasian yang dibawakan oleh Demisioner Pendidikan BPK Oi Manado, Meikel Pontolondo.
Ketua BPKel Oi Anak Wayang Manado, Kevin Ratuhanrasa pada sambutannya mengatakan Diklat I ini merupakan hal yang penting bagi setiap anggota Ormas Oi.
“Berharap setelah mengikuti Diklat I ini, kita semua diberikan pemahaman yang jelas tentang kerja-kerja ke Oi-an,” ujarnya.
Untuk itu, tambah Kevin, mari pahami baik-baik setiap pengetahuan yang diberikan agar pada prakteknya benar-benar sesuai dengan SOPAN.
Di tempat yang sama, Ketua BPK Oi Manado, Adam Hakim, yang diwakili oleh Septian Ade Putra, selaku Wakil Ketua internal BPK Oi Manado sekaligus pengagas BPKel Oi Anak Wayang menyambut baik proses Diklat I ini.
“Ini adalah awal buat rekan-rekan yang mengikuti Diklat I, mengingat masih banyak tugas kita ke depannya yang berdampingan langsung dengan kepentingan kelompok maupun masyarakat secara umum,” jelasnya.
Septian menambahkan, setelah teman-teman mengikuti Diklat I, kemudian diikrarkan. Berarti ada beban dipundak teman-teman, yakni menjaga dan memajukan Ormas Oi ini. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post