Tagulandang, Barta1.com – Sejumlah komunitas pemerhati hewan turun ke pulau Tagulandang, Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), untuk menyelamatkan hewan peliharaan yang terlantar akibat erupsi Gunung Api Ruang, pada 17-30 April 2024.
Pada tanggal 4-5 Mei 2024, para anggota komunitas dari House of Sky, Animal Shelter, Kivas Heaven, Animal Shelter, Protective Movement of Dog and Cats North Sulawesi, dan Mongrel Family Sulut bergerak bersama-sama, bahkan telah melakukan aksi penyelamatan sejak seminggu sebelumnya.
Tugas mereka tidaklah mudah, mengingat bahaya yang mengintai di tengah reruntuhan dua desa yang hancur, yaitu Laingpatehi dan Pumpente akibat erupsi Gunung Api Ruang yang masih berlangsung hingga berita ini diturunkan.
Sejak kemarin mereka berhasil menyelamatkan 2 anjing, 1 kucing, dan 1 burung. Dan hari ini, tanggal 5 Mei 2024, sebanyak 4 ekor anjing dan 1 ekor ayam berhasil diselamatkan dari Kampung Laingpatehi.
Laurent, salah satu relawan pendiri House of Sky mengatakan beberapa hewan tak mempu mereka selamatkan karena kondisinya sudah luka parah. “Namun beberapa yang kami selamatkan di aksi pertama sudah ada di Manado, sudah di shelter saya sudah ditangani oleh dokter hewan di klinik,” Kata Laurent, Sabtu (4/5/2024).
Menurut Laurent saat manusia bisa menyelamatkan dirinya maka hewan peliharaan juga pantas diselamatkan dengan memberi makan dan membawa mereka untuk diobati, “mereka kan tidak bisa menyelematkan diri sendiri jadi kita berinisiatif untuk menyelematkan mereka,” Ujar dia.
Laurent menjelaskan mereka secara sukarela menyelamatkan hewan-hewan tersebut tanpa meminta imbalan apapun. Namun demikian menurut dia, jika pemilik hewan tersebut akan mengambil kembali hewan peliharaan mereka ada syarat-syarat yang harus mereka penuhi.
“Persyaratannya paling utama kami akan menyerahkan hewan ini kembali ke pemiliknya dengan surat perjanjian, jadi harus menandatangani surat perjanjian itu mereka harus berjanji ke kami kalau mereka tidak akan memotong anjing ini atau kucing untuk dimakan dan kami membebaskan semua biaya perawatan hewan-hewan tersebut,” Jelas Laurent. (*)
Peliput: Rendy Saselah


Discussion about this post