Manado, Barta1.com – Karang Taruna Meras bersama KPAB Lilarung Adventure bergerak untuk membantu masyarakat yang terdampak letusan Gunung Ruang, kepulauan Tagulandang, Kabupaten Sitaro, Provinsi Sulut, Sabtu-senin (4-6/05/2024).
kedua organisasi yang keberadaannya di Kelurahan Meras, Kecamatan Bunaken, Kota Manado ini. Terlihat melakukan aksi kemanusiaan dijalur memasuki Gunung Tumpa, namun sebelumnya dilakukan di depan Kantor Lurah Meras.

Berbagai spanduk bekas terpampang di pinggir jalan. Dengan berbagai tulisan empati dengan kejadian yang terjadi di Tagulandang. Tulisan itu, seperti pray Tagulandang, bantuan untuk Tagulandang, dan posko bantuan bencana Gunung Ruang.
“Penggalangan dana ini dilakukan untuk masyarakat yang terdampak letusan Gunung Ruang. Dan aksi ini akan dilakukan selama 3 hari,” ungkap ketua Karang Taruna Meras, Brenda Felisitas Lengkoan, ketika diwawancarai Barta1.com, sembari menyebut aksi ini dibantu dan didukung oleh Pemerintah Kelurahan Meras beserta, yang di dalamnya ada ibu Connyna Harimisa S.Sos beserta perangkat desa.

Ia menambahkan bentuk penggalangan dana yang dilakukan, selain penggalangan dana di jalan. Disebarkan juga open donasi, melalui media sosial, seperti di instagram @karang Taruna Meras dan @llrg_Adv, atau disebarkan melalui akun pribadi anggota Karang Taruna Meras maupun KPAB Lilarung Adventure.
“Selain uang tunai, kami juga menerima bantuan dalam bentuk pakaian layak pakai dan sembako. Dan saat ini, kami sedang melakukan aksi dijalur wisata Gunung Tumpa. Orang-orang yang datang berwisata atau sekedar lewat, terlihat ikut menyumbang uang secara tunai,” ujar Brenda.
Lanjut Brenda, jikapun ada masyarakat sekitar yang tergerak mau membantu, seperti pakaian layak pakai maupun sembako bisa ditampung dijalur memasuki Gunung Tumpa ini. Mengingat sampai esok hari, Senin, 6 Mei 2024, aksi penggalangan dana ini dilakukan. Atau bisa menghubungi akun instagram, @Karang Taruna Meras.
“Dengan aksi ini, mewakili kedua organisasi mengharapkan kerjasama ini bisa terjalin dengan baik, karena bantuan kebanyakan datang dari relasi. Setelah semua terkumpul, kami akan melakukan rekapan, kemudian akan menyerahkan seluruh bantuan yang terkumpul kepada pemerintah kelurahan meras, mengingat ada masyarakat Tagulandang yang mengungsi juga di keluarahan kami ini,” tuturnya.
Dalam aksi kemanusiaan ini, Brenda mengharapkan, bisa menjadi saluran berkat bagi saudara -saudara dari Tagulandang. “Semoga aksi kami selama 3 hari ini berdampak baik, terutama untuk masyarakat yang terdampak,” singkatnya.
“Kepada yang sudah memberikan bantuan, baik itu berupa uang, sembako maupun pakaian layak pakai. Kami mau mengucapkan banyak, terima kasih. Semoga bantuan ini bisa disalurkan dengan baik, dan bapak ibu yang sudah memberi dilimbahkan berkat dan kesehatannya,” pungkasnya. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post