Manado, Barta1.com – Panjat tebing atau rock climbing adalah olahraga yang sering dilakukan di alam bebas, yang kemudian dijadikan sebuah ajang kompetisi atau dilombakan, baik itu tingkatan daerah, nasional hingga internasional.
Anak-anak hingga orang dewasa banyak meminati olahraga yang terbilang menantang ini, yang menguras tenaga, mental, hingga pikiran.
Akan tetapi, berbeda dengan Anjeli Halim, salah satu atlet panjat tebing asal Sulawesi utara (Sulut) ini, kepada Barta1.com, Rabu (1/05/2024) mengatakan bahwa dirinya sangat mencintai panjat tebing ini.
“Saya sudah 7 tahun berlatih panjat tebing, yang mulanya hanya diajak oleh coach Octries Katamari,” singkat Anjeli sambil tersenyum.
Lanjut Anjeli, bahwa awalnya terasa sulit, akan tetapi ketika tekun berlatih, semua bisa dicapai.
“Ingin mendapatkan hasil yang baik, semua usaha kembali kepada diri kita sendiri, jika mau berhasil, yeah serius dan tekun berlatih,” tuturnya.
Perempuan kelahiran Manado, 26 April 2000 itu, ketika ditanya sudah berapa kompetisi yang diikuti. Ia menjawab kurang lebih lima belas (15) kompetisi, dan sebanyak 12 kali menjadi bagian dari podium.
“Selain untuk mencapai sebuah prestasi, Panjat Tebing sebenarnya memiliki banyak manfaat yang penting bagi setiap orang, seperti melatih kesabaran, melatih mental dan memperkuat otot,” terangnya.
Dari semua itu, tentunya ada kesulitan yang akan dihadapi. “Saya kesulitannya mengontrol emosi, tapi terus mencoba untuk bisa mengendalikan diri dengan aktivitas olahraga, seperti jogging sembari menenangkan diri.”
“Sekali lagi, panjat tebing ini banyak manfaatnya untuk diri kita sendiri, bisa dicoba ,” ucap anak ke 3 dari 3 bersaudara dari pasangan Asrul dan Misna. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post