Manado, Barta1.com – Akhir-akhir ini publik di Sulawesi Utara mulai membicangkan figur-figur yang bakal maju sebagai calon gubernur (Cagub) Sulawesi Utara.
Satu diantaranya paling santer beredar adalah Rahayu Saraswati. Siapa sesungguhnya Rahayu Saraswati? Dia adalah putri dari Hashim Djojohadikusumo. Diketahui, Hashim merupakan adik dari Prabowo Subianto, calon Presiden Indonesia menggantikan Joko Widodo. Rahayu Saraswati merupakan seorang aktivis, politikus, presenter Indonesia, bahkan aktris.
Dikutip dari berbagai sumber, ia adalah putri dari pengusaha yang juga adik dari Prabowo, yakni Hashim Djojohadikusumo. Kepada Prabowo, Rahayu kerap memanggil pamannya tersebut dengan sapaan Pakde Bowo.
Wanita kelahiran 27 Januari 1986 itu pernah menjadi anggota DPR RI dari partai Gerindra pada 2014-2019. Saat 2019, Rahayu mencalonkan kembali menjadi anggota DPR RI, tetapi gagal.
Lalu, ia dipilih oleh pamannya, Prabowo untuk mendampinginya sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gerindra periode 2020-2025.
Kini, Rahayu juga maju ke gelanggang Pileg 2024 dari dapil DKI Jakarta III. Sebelum terjun ke dunia politik itu, dulu Rahayu juga sempat meniti karir di dunia keartisan. Ia pernah menjadi host serta bermain di beberapa film, seperti Merah Putih; Merah Putih II: Darah Garuda, dan dan Merah Putih III: Hati Merdeka.
Diketahui, Rahayu terjun ke dunia politik pada 2013, dan menjadi caleg Gerindra setahun kemudian. Dikutip dari dpr.go.id, berikut selengkapnya riwayat pendidikan hingga riwayat organisasi Rahayu.
Saat ini foto-foto Rahayu mulai menghiasi medsos dengan sebutan calon 01 Sulut. Meski begitu belum ada pernyataan resmi baik dari pihak Gerindra maupun Rahayu soal apakah dirinya bakal maju di Pilgub Sulut.
Sementara itu ramai juga pemberitaan bahwa Rahayu digadang-gadang bakal maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta. Bahkan nama Rahayu muncul dari usulan organisasi sayap Gerindra yang diketuai dirinya sendiri, yakni Tunas Indonesia Raya (Tindar).
Sewaktu menjabat anggota DPR RI, Rahayu aktif memperjuangkan hak hak perempuan dan anak serta melawan pedagangan manusia. Dengan Sulut, ia tentu punya kedekatan. Rahayu masih punya darah Minahasa. Jika benar maju di Sulut, Rahayu bisa jadi kuda hitam. Menarik menunggu kiprahnya di Sulawesi Utara.
Penulis : Agustinus Hari


Discussion about this post