Manado, Barta1.com —Anggota DPRD Sulut Julius Jems Tuuk, mewakili dapil Bolaang Mongondow Raya (BMR), menyampaikan aspirasi masyarakat di depan Wakil Gubernur Sulut Steven OE Kandouw, bertempat di Ruang Paripurna DPRD Sulut, Senin (4/09/2023).
“Masyarakat Bolaang Mongondow membutuhkan perbaikan jalan kebun, kemudian memintakan air bersih di daerah Motongkad dan sekitarnya, mengingat air yang dikonsumsi oleh masyarakat Bolaang Mongondow Timur adalah payau. Berikutnya, ada yang minta bibit pala, coklat, jagung dan lain-lainnya,” ungkap James.
Selanjutnya, ada juga yang meminta bantuan rumah ibadah, seperti Gereja, Masjid dan sebagainya.
“Demikian yang bisa kami sampaikan, karena kami dari BMR menyadari bahwa tidak mungkin mewujudkan keinginan dan harapan masyarakat tanpa campur tangan penguasa. Oleh sebab itu, masyarakat BMR berharap Pemerintah ODSK (Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven OE Kandouw) dapat memperhatikan kerinduan dan harapan masyarakat BMR,” harapnya.
Rekannya dari dapil BMR, Yusra Alhabsy menuturkan, masyarakat Kota Kotamobagu belum lama ini melakukan aksi, berkaitan dengan badan jalan AP Mokoginta yang sampai masyarakat menanam pohon pisang di pinggiran jalan. Setelah dicek, ini merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Sulut.
“Jalan ini sekitar 30 tahun yang lalu belum pernah diselesaikan dan mohon kirannya diberikan perhatian khusus,” pinta Yusra kepada Steven.
Merespon aspirasi yang disampaikan oleh anggota legislatif dapil BMR itu, Wakil Gubernur Sulut Steven OE Kandouw, menanggapinya dengan menjelaskan jalan perkebunan merupakan kewenangan dari Pemerintah Kabupaten/Kota.
“Di sana itu ada 4 Kabupaten/Kota. Guna menjaga ketahanan pangan, bolehlah kita memasukan aspirasi ini, mengingat jalan-jalan menuju perkebunan harus terus dijaga. terimakasih sudah mengingatkan ini,” singkat Steven.
“Kemudian berkaitan dengan bibit pala, jagung dan sebagainya. Ini sudah menjadi target kami, untuk Dinas Pertanian kiranya lebih arif lagi ke depannya. Supaya tahun depan bisa dibagikan merata bibitnya. Perlu diketahui di musim panas ini, percuma kita membagikan bibit ini. Mengingat, musim panas ini sesuai penyampaian dari BMKG akan sampai bulan Januari. Hal ini harus benar-benar diperhatikan untuk mencari solusinya,” ucapnya.
Steven menambahkan, Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat ini berupaya agar Bendungan di Lolak cepat beroperasi. Pengoperasiannya sedikit lebih lama, mengingat curah hujan tidak ada dan air sungai sedikit, sehingga peresmian bendungan ini tertunda. Mungkin bulan oktober bisa terisi penuh Bendungannya.
“Terkait bantuan Rumah-rumah ibadah. Sudah menjadi tugas kami, untuk memberikan bantuan ke semua agama yang ada di Sulut. Berkisar 6 ribu Rumah ibadah dan harus benar-benar diperhatikan. Untuk itu, mohon perhatiannya untuk bisa mengantri, tetapi yakin dan percaya semua akan mendapatkan bantuan ini,” jelas dia. (*)
Peliput:
Meikel Pontolondo


Discussion about this post