Manado, Barta1.com – Pemilihan kepala daerah di Indonesia akan diselenggarakan secara serentak di tahun 2024. Sistem pemilihan kepala daerah serentak untuk kelima kalinya dilaksanakan, dan pertama kalinya melibatkan seluruh Provinsi, Kabupaten, dan Kota, kecuali Provinsi DIY yang gubernurnya tidak dipilih.
Total daerah yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah serentak tahun 2024 sebanyak 548 daerah dengan rincian 37 Provinsi, 415 Kabupaten, dan 98 Kota.
Beberapa kandidat serta mesin partai terlihat mulai bergerak, baik di tingkatan provinsi hingga kabupaten/kota, termasuk Provinsi Sulut. Provinsi Sulut memiliki 15 kabupaten/kota, yang hampir semuanya dikuasai kader PDI Perjuangan. Hal yang menarik, ketika PDI Perjuangan menguasai Ibukota Sulut, Manado. Dimana, beberapa tahun terakhir dikuasai oleh partai lainnya, yakni Golkar dan Demokrat.
Apakah kedepannya, PDI Perjuangan akan masih mempertahankan kursinya sebagai kepala daerah terpilih di tahun 2024, mengingat setiap partai akan mengusung jagoannya untuk bertarung di Pilkada 2024 nantinya, seperti Golkar, Nasdem, Demokrat, Gerindra dan lainnya. Berbagai kader pun sudah siap jika diusulkan partai untuk bertarung di Pilkada 2024 nantinya, seperti Yongkie Limen, dari Partai Golkar.
“Jika Tuhan menghendaki saya siap bertarung. Saya tidak ambisi jabatan, jabatan walikota adalah sebuah amanah,” ungkapnya saat ditemui di Ruang Kerjanya di DPRD Sulut, Senin (3/7/2023). “Jika masih diberikan kekuatan oleh Tuhan, saya mau jadi berkat bagi orang lain,” singkat anggota DPRD Sulut Dapil Kota Manado ini.
Diketahui, anggota legislatif dengan slogan ‘Tahendunge Ia’ ini, meraup suara pada Pilcaleg 2019 sebanyak 9.132 suara.
Peliput : Meikel Pontolondo


Discussion about this post