Manado, Barta1.com – Sejak kecil dijadikan objek foto oleh ibunya. Rupanya dari situ Sharon Giorgina Tumbol tertarik dengan dunia berpose ini, ketika ia sudah dewasa.
Perempuan kelahiran Manado, 17 November 1999 ini, menceritakan ketertarikannya pada dunia foto model ini sejak tahun 2015. “Berawal dari ikut lomba fashion show, lama kelamaan saya percaya diri untuk berekspresi melalui pose dan mood saat di foto. Saat itu juga, saya merasa manjadi diri sendiri,” ungkap Sharon, belum lama ini.
“Menjadi seorang foto model tidaklah mudah, dan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Terlihat mudah, namun membutuhkan kepercayaan diri berhadapan dengan kamera sesuai mood yang diinginkan oleh fotografer,” ujar anak keempat dari empat bersaudara, pasangan Rudi Tumbol dan Karolien Lala.
Bukan itu saja, model dan fotografer seringkali terkendala dengan cuaca yang tidak memungkinkan, apalagi fotonya bersifat outdoor atau banyak semut di lokasi.
“Di sisi lain, kesulitan yang didapatkan mendatangkan berkat seperti job yang didapatkan, kemudian menjadi sponsor diberbagai iven di Kota Manado. Bukan sekedar mendapatkan job, melainkan mendapatkan banyak teman,” tuturnya lulusan Pariwisata Politeknik Negeri Manado ini.
Menurutnya, dengan apa yang ia tekuni saat ini, sebagai foto model mendatangkan rejeki. Rejeki itu, kata Sharon, dapat memenuhi kebutuhannya secara pribadi dan bisa menabung.
“Sebagai seorang foto model. Tentunya, saya ingin terlihat lebih baik di mata publik, dan pastinya harus mengupgrade skill, agar tidak ketinggalan dengan kemajuan zaman pada saat ini,” kata Sharon sembari menyabut dirinya ingin belajar terkait bagaimana melakukan editing foto.
Kemudian, akan melakukan edukasi kepada masyarakat tentang apa itu “Model”, agar pandangan dan pemahaman masyarakat lebih terbuka lagi.
“Selain menjadi foto model, saya juga berfokus pada YouTube Channel, yakni Sahron Giorgina. Channel itu, saya isi dengan aktivitas diberbagai tempat wisata dan hotel-hotel di Sulut,” pungkas perempuan yang memiliki hobi foto, jalan-jalan dan game ini.
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post