Manado, Barta1.com – Berbagai terobosan dilakukan guna meningkatkan pelayanan dalam pengurusan sertifikat dan administrasi tanah. Kantor Wilayah (Kanwil) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sulawesi Utara melalui Kantor Pertanahan (Kantah) Manado, Kantah Minahasa Utara, Kantah Minahasa dan Kantah Bitung meluncurkan beberapa inovasi layanan digital (aplikasi).
Inovasi layanan ini untuk memberikan kepastian jangka waktu penyelesaian, biaya dan persyaratan sertifikat tanah. Inovasi ini juga dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan pelaksanaan pelayanan publik.
“Dengan adanya sejumlah aplikasi ini dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat pengguna layanan. Contoh aplikasi Layanan Roya Instan (Lari) di Kantah Manado. Lewat layanan ini, penyelesaian roya paling lama 1 sampai 2 jam saja. Kalau dulu bisa sampai 5 hari,” ujar Kepala Kanwil ATR/BPN Sulawesi Utara, Lutfi Zakaria dalam peluncuran inovasi layanan di Hotel Luwansa Manado, Kamis (25/08/2022).
Lanjutnya, berbagai inovasi layanan yang sudah di luncurkan ini didasari karena keinginan melayani masyarakat dengan sebaik baiknya. “Kami sadari ada stigma negatif terkait pelayanan yang dinilai lama, susah, berbelit-belit dan sebagainya yang ada di masyarakat,” ungkapnya.
Selain makin cepat, menurut Luthfi kehadiran beberapa inovasi ini juga semakin mempermudah masyarakat dalam pengurusan berkas di kantor pertanahan setempat. Seperti layanan langsung mandiri pertanahan (Lalampa), yang mempermudah masyarakat untuk mengambil nomor antrian.
“Cukup dengan aplikasi Lalampa masyarakat dapat mengambil nomor antrian online dan mendaftarkan seluruh layanan tanpa harus datang ke kantor pertanahan,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, Irjen Kementerian ATR/BPN, Sunraizal, mengaku sangat bahagia bisa hadir dan menjadi saksi inovasi layanan yang dikeluarkan ATR/BPN Sulut. “Saya sangat senang adanya upaya yang dilakukan Kanwil BPN Sulut. Ternyata memang kompak seluruh Indonesia untuk melaksanakan layanan yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Dia memastikan pihaknya saat ini sedang berupaya melakukan perbaikan secara general. “Ada inovasi lokal yang tujuannya meningkatkan mutu atau kualitas layanan kepada masyarakat. Semua inovasi yang dibuat sangat membantu masyarakat menghemat waktu dan tidak berlama lama bagi masyarakat,” ungkapnya.
Dia mengaku, sangat mengapresiasi Kanwil Sulut terutama karena sudah berani menekankan waktu penyelesaian. “Kalau semua sudah berani begini ini yang dibutuhkan masyarakat. Mudah mudahan tepat syarat tepat biaya dan tepat waktu kualitas layanan bagi masyarakat,” kuncinya.
Peliput : Randy Dilo


Discussion about this post