Manado, Barta1.com – Mantan bomber timnas Indonesia, Patrich Wanggai akhirnya menyelamatkan muka Sulut United dan terhindar dari kekalahan lawan Mitra Kukar di Stadion Batakan Balikpapan, Rabu (10/11/2021).
Meski Patrich baru bergabung dengan Dirga Lasut dan kawan-kawan empat hari sebelum laga, namun mantan pemain RANS Cilegon FC ini sudah bisa nyetel. Dia berhasil mencetak gol pada menit 74 melalui titik putih saat skor 2-1 untuk Mitra Kukar hingga menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Hasil ini tetap disyukuri pelatih Ricky Nelson. “Apapun hasilnya kita tetap bersyukur dengan meraih poin 1. Harus diakui masih banyak hal yang perlu dievaluasi. Lawan membobol di babak-babak awal karena kesalahan pemain sendiri. Tapi sekali lagi terima kasih kepada pemain yang tetap berjuang mempertahankan posisi dengan berusaha mencetak gol, meski hasilnya seri,” ujarnya saat konferensi pers yang diikuti Barta1.com secara virtual.
Sejujurnya kata dia, Sulut United berusaha meraih kemenangan tapi begitulah sepak bola. Sulut United masih tetap mempertahankan rekor imbang. “Ya, itulah sepak bola. Kami berusaha ingin memang tapi hasilnya seri,” imbuhnya.
Ricky berjanji akan maksimalkan 3 pertandingan terakhir termasuk melawan tuan rumah Persiba. “Kami akan fight dan meraih kemenangan,” katanya.
Kapten Sulut United, M Wahyu yang menyumbangkan gol pertama mengakui masih kurang komunikasi antar pemain. “Semoga pertandingan berikut akan diperbaikidan akan tampil lebih baik lagi,” ujarnya.
Jalannya Pertandingan
Duel Sulut United vs Mitra Kukar berjalan menarik sejak pertandingan dimulai. Anak asuh Asep Suryadi langsung menekan hingga jantung pertahanan Sulut United yang digalang Yudi Khoerudin Cs. Ditekan sejak menit awal, kiper Ferry Bagus akhirnya Kurniawan akhirnya bobol di menit 15, setelah kesalahan pemain belakang. Lucky Octavianto memanfaatkan peluang tersebut dengan melakukan tembakan keras dan skor berubah 1-0.
Tertinggal satu gol, Sulut United mulai menaikan tempo permainan. Patrich Wanggai, Ary Maring dan Rosi Noprihanis berkali-kali merepotkan barisan pertahanan Mitra Kukar. Sayang suplai bola dari Michael Rumere maupun Tegar Hening Pangestu tak mampu dimanfaatkan barisan penyerang.
Hingga sebuah peluang muncul pada menit 32. Berawal dari tangkapan kiper Alex Sander yang menyambar salah satu rekannya membuat dirinya terjatuh. Bola mental ke kaki M Wahyu yang berada di luar kotak penalti yang langsung menyepak bola tersebut ke gawang yang sudah kosong. Skor pun berubah 1-1 yang bertahan hingga turun minum.
Babak kedua dimulai oleh wasit Aidil Azmi dari Aceh, lagi-lagi Mitra Kukar langsung mengambil inisiatif penyerangan. Baru 3 menit berjalan, Sugiyanto Rohman sudah membobol kiper Ferry Bagus Kurniawan yang berubah skor 2-1 untuk keunggulan Mitra Kukar.
Pemain-pemain Sulut United berusaha ingin membalas ketertinggalan tersebut. Serangan terus dibangun melalui Tegar Hening Pangestu yang memberikan umpan lambung ke jantung pertahanan Mitra Kukar. Petaka bagi Mitra Kukar saat Patrich dikepung dua pemain dan dilihat wasit terjadi pelanggaran. Wasit menunjuk titik putih dan diselesaikan dengan baik Patrich dengan tembakan keras kaki kirinya. Kedudukan pun berubah menjadi 2-2.
Sulut United berusaha ingin meraih kemenangan dengan memasukan penyerang seperti I Made Wirahadi, I Wayan Sukarja dan bintang baru Rendy Juliansyah, namun skor tidak berubah. Kedua tim akhirnya berbagi poin 1.
SUSUNAN PEMAIN
Sulut United
Fery Bagus Kurniawan (PG), Andre Oriza, Danie Pratama, Mahdi Albaar/M Arozi, Yudi Khoerudin, M Wahyu Fitriyanto (C), Michael Rumere/I Wayan Sukarja, Tegar Hening/Rifaldo Lestaluhu, Patrich Wanggai/Rendy Juliansyah, Ari Maring, Rosi Noprihanis/I Made Wirahadi
Mitra Kukar
Alex Sander (PG), Lucky Octavianto/Rendy Siregar, M Rifqi, Riskal, Saepuloh Maulana, Chaidir Saputra, M Taufany/Rivan Nahumarury, M Bahtiar (C), Airlangga Sucipto/ Dennsh D Himawan, Muhammad Ansori, Sugiyanto Baitul Rohman/Pandi Lestaluhu
Peliput : Agustinus Hari


Discussion about this post