Manado, Barta1.com — Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Utara terus bergiat mendorong laju penyuntikkan vaksin Covid-19. Salah satu strategi yang ditempuh lewat guliran Pekan Vaksinasi yang dilakukan sepanjang 20 hingga 25 September 2021.
“Kita meningkatkan akselerasi vaksinasi tahap I dan II, targetnya cakupan vaksinasi kumulatif hingga 80 persen pada November 2021,” jelas Kepala Dinkes Sulut, dr Debie Kalalo.
Untuk menahan laju pertambahan kasus Covid-19, Debie meminta jajaran segera memaksimalkan pendistribusian vaksin ke kabupaten/kota. Untuk itu, instansi teknis di masing-masing daerah juga harus menjalin kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sulut.
“Ini dimaksudkan untuk membuat jadwal pelayanan percepatan vaksinasi bagi pendidik, kependidikan, dan peserta didik yakni anak usia 12-17 tahun serta seperti pelayanan Bulan Imunisasi Anak Sekolah,” terangnya.
Untuk saat ini Debie mengingatkan terkait pelaporan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) non serius maupun KIPI serius. Tentunya sesuai alur pelaporan dalam KMK nomor HK.01.07/Menkes/4638/2021 tentang Petunjuk Teknis Vaksinasi dalam rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19. Termasuk menginput laporan KIPI ke laman web keamanan vaksin.
Menukil Dashboard KPC-PEN, Provinsi Sulut ditargetkan cakupan 80 persen vaksinasi pada Bulan November 2021 yaitu 2.080.685 orang. Untuk Cakupan Kumulatif Aktual per 19 September 2021, Sulut mencatat Dosis 1 sebanyak 908.908 orang, Dosis 2 (443.679).
Sedangkan Dosis 3 telah diberikan kepada 9.556 orang dari total 26.979 SDM Kesehatan. Untuk sasaran yang belum divaksin, terdiri dari Dosis 1 (1.171.777 orang), Dosis 2 (1.637.006 orang), dan Dosis 3 (17.423 orang).
“Secara kumulatif, masih akan dipacu 2.826.206 suntikan vaksin Covid-19 untuk memenuhi target sasaran,” ujar Debie. (**)
Editor: Ferdinand L. Putong


Discussion about this post