• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Senin, Mei 4, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Daerah

Program BPJS Kesehatan Aparat Kampung di Sitaro Masih Bermasalah

by Ady Putong
14 November 2018
in Daerah, News
0
Program BPJS Kesehatan Aparat Kampung di Sitaro Masih Bermasalah

Albert Christian.

31
SHARES
36
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sitaro, Barta1 — Sudah berjalan hampir 8 bulan insentif aparat kampung di Kabupaten Kepulauan Sitaro dipotong guna pelayanan kesehatan lewat program Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Namun hingga kini belum memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan aparat kampung justru bermasalah.

Hal ini diungkapkan sejumlah aparat kampung yang ada di wilayah Siau, dimana insentif yang bersumber dari Dana Desa (Dandes) tersebut sudah dilakukan pemotongan sejak delapan bulan lalu. Namun sangat disayangkan ketika diperhadapkan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan malah ditolak oleh pihak rumah sakit.

“Kami tanya kenapa ditolak, menurut pihak rumah sakit belum ada pembayaran atau penyetoran selama beberapa beberapa bulan ini sebagai anggota BPJS Kesehatan,” keluh sejumlah aparat kampung di Siau yang meminta namanya jangan ditulis, baru-baru.

Pemerintah daerah sendiri melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sitaro, Marlon B Dalentang ketika ditemui Barta1 di ruang kerjanya membenarkan adanya pemotongan yang sudah berjalan selama delapan bulan.

“Iya benar ada pemotongan dan itu merupakan program pemerintah untuk aparat kampung,” kata Dalentang.

Hanya saja, hingga saat ini masih banyak aparat kampung yang belum memahami program BPJS Kesehatan meskipun sudah dilakukan sosialisasi secara rutin kepada mereka.

“Dan masih banyak berkas-berkas yang belum dilengkapi oleh aparat kampung, sementara tidak sedikit berkas yang harus dientry nantinya, sehingga memakan waktu lama,” tutur Dalentang.

Selain itu, menurut Dalentang kurangnya pemahaman aparat kampung menjadi kendala atau permasalahan dalam proses pelayanan yang dimaksud.

“Seperti halnya sampai dengan saat ini masih ada aparat kampung yang tidak beralih dari program BPJS gratis yang bersumber dari APBD, serta ada juga aparat kampung masih menggunakan BPJS mandiri, jadi permasalahannya ada pada mereka,” tanda dia.

Kepala Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sitaro, Albert Christian, saat dikonfirmasi di kantornya mengakui, kendala yang dihadapi adalah meng-entry berkas-berkas yang ada, sebab ada sekitar 400-an aparat kampung yang dilayani BPJS Kesehatan.

“Tapi sampai dengan saat ini masih banyak berkas yang belum masuk ke kami. Mengenai informasi pembayaran yang belum dilunasi, kami hanya menindaklanjuti sesuai dengan bukti bayar yang disodorkan oleh kampung. Sebab dari 100 lebih kampung di Sitaro baru 10 kampung yang memasukan bukti bayar,” terang Christian.

Apabila aparat kampung mengalami kendala atau masalah terkait dengan pelayanan kesehatan, agar dapat berkoordinasi dengan PMD ataupun dengan BPJS.

“Nanti dari sini kami bisa bijaksanai agar yang bersangkutan mendapat pelayanan. Sebab ada beberapa kemungkinan sehingga tidak dilayani, misalnya seperti penggunaan kartu BPJS mandiri serta tidak pahamnya aparat kampung,” jelas dia, seraya berharap aparat kampung proaktif dalam pengurusan berkas.

Peliput: Stenly Rein Mes Gaghunting

Barta1.Com
Tags: aparat kampungBPJS KesehatanSitaro
ADVERTISEMENT
Ady Putong

Ady Putong

Jurnalis, editor. Redaktur Pelaksana di Barta1.com

Next Post
Dari Hutan Lindung Dumoga Bone, Merawat Alam Dengan Puisi

Dari Hutan Lindung Dumoga Bone, Merawat Alam Dengan Puisi

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Prekarisasi di Tanah Nyiur Melambai; Hidup Tanpa Kepastian di Kota Manado 3 Mei 2026
  • SMAN 1 Manganitu Raih Juara I Lomba Masamper Tingkat Sulawesi Utara 2026 3 Mei 2026
  • Alarm bagi Pendidikan Vokasi: Teknik Mesin Polimdo Hadapi Krisis Minat dan Regenerasi Dosen 2 Mei 2026
  • Semarak Peringatan 63 Tahun Integrasi Papua di AMN Dipimpin Rektor Unsrat dan Kolonel Jacobus 2 Mei 2026
  • HUT ke-17 IKA Polimdo: Menebar Kepedulian, Menghidupkan Kasih di Setiap Langkah 2 Mei 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In