Minut, Barta1.com – Sejuta kekayaan alam di Minahasa Utara begitu menakjubkan. Di tengah pandemi Covid-19 beberapa lokasi wisata telah dibuka dan sudah banyak dikunjungi warga.
Pantai Waleokoki Kema satu diantaranya. Lokasi itu hanya memerlukan waktu 1 jam dengan jarak 46,9 KM dari Kota Manado. Mudah dikunjungi baik mengunakan roda dua maupun empat.
Untuk menemukan pemandangan laut hijau ini, pengendara harus lebih pelan-pelan mengendarai kendaraan agar bisa menemukannya. Jika dengan kecepatan tinggi tidak akan bisa melihat lokasi tersebut.
Lokasi laut hijau ini ditutupi daun yang lebat dan pepohonan yang begitu besar. Salah satunya jenis pohon pinus (casaurina equisetifolia). Jika pengunjung menuju ke lokasi laut hijau ini, dari Minut arahnya ke Minahasa lokasinya sebelah kiri. Begitupun sebaliknya, jika dari Minahasa menuju ke Minut lokasinya di sebelah kanan.
Lokasi laut hijau ini tidak memiliki papan nama seperti pantai-pantai dan wisata yang lazim. Sehingga sampai saat ini banyak pengunjung yang belum tahu dengan nama dari pemandangan laut berwana hijau ini.
Adapun kesulitan bagi pengendara roda empat ketika akan berkunjung ke lokasi tersebut dikarenakan tidak ada lahan untuk parkir. Ketika pengunjung akan menemui lokasi tersebut, dari jalur masuk ke lokasi hanya membutuhkan 10 langkah untuk tiba. Pemandangan dilihat dari bukit yang memiliki luas 10×15 meter.
Ketika pengunjung akan memandang ke laut sebelah kanan dari bukit tersebut ada pantai berpasir putih, sedangkan sebelah kiri ada bebatuan atau lautan lepas. Fenomena laut hijau ikut ditanggapi oleh pengiat lingkungan dan juga memiliki pengetahuan tentang laut dan sekitarnya.
“ecara fisiologi, saya menilai itu diakibatkan pengaruh suhu air yang lebih hangat dengan tingginya fitoplankton. Serta pantulan dari pepohonan di sekitar. Jika dilihat itu bertekuk,” kata pengiat lingkungan Sulut, Rio Noval Puasa, Minggu (9/08/2020).
Adri Tama (37) salah satu pengunjung yang datang memboyong keluarganya ikut berkomentar. Warga Kauditan, lingkungan 1, jaga 2 ini mengatakan, datang ke sini bersama keluarga untuk pertama kalinya. Ada beberapa keindahan yang ditemukan, salah satunya laut hijau dan terlihat sangat bagus sekali.
Juga memiliki tempat berteduh dari panasnya matahari akibat lebatnya pepohonan di sini. Mau ke pantai tinggal turun dan tiba di pantai pasir putih di sebelah kanan bukit ini. Jika tempat ini akan diperhatikan, saya yakin akan menjadi tempat wisata yang sangat luar biasa,” ujarnya.
Pengunjung lainnya, Christiana Santa Moningka menambahkan, laut hijau ini seperti melihat danau. “Iya, seperti melihat danau yang indah,” katanya.
Peliput : Meikel Pontolondo


Discussion about this post