• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, April 21, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home Gallery

Akibat Musim Hujan Hasil Panen Cengkeh (Mulai) Rusak

by Agustinus Hari
29 Juli 2020
in Gallery
0
Akibat Musim Hujan Hasil Panen Cengkeh (Mulai) Rusak

Cengkeh yang tidak bisa dijemur karena hujan. (foto: istimewa)

0
SHARES
710
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Talaud, Barta1.com – Akibat musim hujan melanda Kabupaten Kepulauan Talaud, hasil panen cengkeh terancam rusak karena tidak bisa menjemur di bawah sinar matahari.

Petani pun harap-harap cemas saat musim hujan melanda kabupaten paling utara di Indonesia ini. Pasalnya, hasil panen cengkeh terancam rusak karena tidak adanya sinar matahari membuat buah cengkeh yang dipetik tidak bisa dijemur.

Selain itu, curah hujan mengakibatkan buah cengkeh yang masih menggelantung di atas pohon rontok dan berguguran ke tanah. Hal ini diungkapkan oleh beberapa warga saat ditemui di kebun.

“Musim hujan begini, buah cengkeh yang belum kering terancam rusak. Kami saat ini harap-harap cemas. Soalnya, sudah capek-capek membuat tangga, memanjat pohon terus hasil panen terancam rusak karena tidak bisa dijemur,” ujar Novel Taarae, Rabu (29/07/2020).

Apalagi harga cengkeh saat ini rendah. Ditambah dengan pengeluaran untuk butuh cengkeh serta keperluan lainnya. “Jadi, kami terancam gigit jari,” ungkap Taarae.

Terpisah, Oknatius Tehamen, salah seorang petani menerangkan, musim hujan juga sangat berdampak buruk bagi hasil panen karena buah cengkeh mulai rontok akibat diguyur hujan. “Buah cengkeh mulai berwarnah merah dan rontok karena tidak ada yang berani memetik buah cengkih di pohon saat hujan,” ujar Tehamen.

Guyuran hujan, proses rontoknya buah cengkeh makin cepat. “Setelah berguguran ke tanah, buah cengkeh tidak bisa lagi dipungut karena sudah dibawa air,” kata Tehamen.

Peliput : Evan Taarae

Barta1.Com
Tags: petani cengkehTALAUD
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
Banyak Kendala, Ini Kiat SMPN 1 Manado Belajar Saat Covid-19

Banyak Kendala, Ini Kiat SMPN 1 Manado Belajar Saat Covid-19

Discussion about this post

Berita Terkini

  • RELIGIUSITAS KRISTIANI DALAM PUISI “IJINKAN AKU MERINDUKAN-MU”, KARYA DONALD TOLOH 21 April 2026
  • Polisi Tangani Kasus Dugaan Pemalakan dan Penganiayaan terhadap Pelajar di Bitung 20 April 2026
  • Hengky Honandar : Manajemen ASN Fondasi Utama dalam Mewujudkan Birokrasi yang Profesional 20 April 2026
  • Wabup Sangihe Buka TKA SD 2026, Tekankan Kejujuran dan Kesiapan Infrastruktur 20 April 2026
  • Hengky-Randito Dampingi Dirjen Pendidikan Tinjau Pelaksanaan TKA di SDN Impres 6/84 Madidir 20 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In