Manado, Barta1.com – Sumber daya alam (SDA) Sulawesi Utara sangat berlimpah. Tapi sudahkah dimanfaatkan sebaik mungkin dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan hidup?
Dosen Ilmu Kelautan Unsrat Manado, DR Ir Ridwan Lasabuda Nelwan MSi, mengatakan perlu ada peninjauan kembali terhadap semua regulasi di semua tingkatan pemerintahan tentang pengelolaan SDA, dimana harus memperpendek alurnya dengan berpihak pada rakyat serta tetap memperhatikan kondisi lingkungan hidup.
“Kemudian, Sulut punya pilihan investasi yang berkelanjutan seperti perikanan, pariwisata, dan lain-lain, mengurangi bahkan menghilangkan investasi yang ekstraktif yang tidak berkelanjutan,” ujar Ridwan dalam diskusi yang digelar Grup Whatsapp (WA) Pemimpin Sulut dengan topik tentang Masa Depan Investasi Sumber Daya Alam (SDA) di Sulut, Kamis (18/6/2020).
Staf pengajar Ilmu Pengelolaan Wilayah Pesisir ini menjelaskan, misalnya SDA dan pembangunan ekonomi, bahwa Sulut dikaruniai kekayaan alam yang melimpah, memang membutuhkan hasil ekstraksi dari sumber daya alam tersebut dalam membangun ekonominya.
Secara teoritis, hubungan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan telah lama menjadi perdebatan yang cukup krusial.
“Teori ekonomi tradisional menyebutkan adanya trade-off antara pembangunan ekonomi dan kesinambungan sumberdaya alam atau lingkungan hidup. Pertanyaan-pertanyaan mengenai trade-off antara pembangunan ekonomi dan konservasi SDA juga semakin mengemuka terutama di negara-negara berkembang di kawasan Asia, Amerika Latin, dan Afrika yang umumnya masih mengandalkan potensi SDA,” katanya.
Seperti hutan dan pertambangan bahan-bahan mineral sebagai sumber pendapatan ekonomi. “Upaya menyeimbangkan kepentingan untuk pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan merupakan hal yang tak mudah dalam praktik. Feiock dan Stream (2001) menyebutkan bahwa banyak pemimpin di dunia dihadapkan pada pilihan yang rumit antara menjaga kelestarian lingkungan dan upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” ungkap Mner Ridwan.
Peliput : Albert P Nalang


Discussion about this post