Manado, Barta1.com – Tim Politeknik Negeri Manado (Polimdo) berhasil menembus babak final The 15th China Innovation and Entrepreneurship Competition melalui jalur internasional dengan kategori AI + Construction Machinery.
Tim Polimdo terdiri dari Ir. Rudolf E. G. Mait, S.T., M.T. sebagai ketua tim, bersama Farly Kalumata, M.T., dan Steven Richard Kumarahan, S.T., M.T. Mereka menghadirkan inovasi bertajuk TerraSight AI – Automated Volumetric Progress Monitoring for Earthwork Operations.
Steven, saat diwawancarai Barta1.com, Rabu (21/10/2026), mengatakan bahwa tim dosen TerraSight AI Polimdo berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan melaju ke babak final kompetisi AI dan mesin konstruksi di China.
“Pencapaian ini merupakan bukti nyata komitmen dosen dalam mengembangkan inovasi, riset, dan teknologi kecerdasan buatan yang mampu bersaing di tingkat internasional,” ungkap Steven, yang merupakan dosen Jurusan Teknik Sipil Polimdo.
Menurutnya, kesempatan berkompetisi bersama tim-tim terbaik dari berbagai negara menjadi pengalaman berharga untuk menguji kualitas inovasi, memperluas jejaring global, serta meningkatkan kapasitas riset dan pengembangan teknologi.
“Ke depannya, diharapkan pencapaian ini menjadi momentum bagi Polimdo untuk memperkuat kolaborasi internasional, mendorong hilirisasi hasil penelitian, dan menghasilkan inovasi AI yang berdampak nyata bagi industri dan masyarakat,” ujarnya.
Steven juga berharap TerraSight AI terus berkembang dan menjadi kebanggaan Polimdo serta Indonesia. Lebih dari itu, inovasi ini diharapkan dapat menginspirasi lahirnya berbagai karya unggulan yang mampu bersaing sekaligus memberikan kontribusi nyata di panggung dunia. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo

Discussion about this post