Sangihe, Barta1.com – Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Raynolds Alex Mukau, menghadiri Rapat Koordinasi Pengawasan terhadap Peran Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat (GWPP) di Daerah yang digelar Komisi II DPR RI di Ruangan Mapalus, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Senin (12/10/2026).
Rapat koordinasi tersebut dipimpin Ketua Tim sekaligus pimpinan Komisi II DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi. Pertemuan ini membahas pengawasan urusan pemerintahan konkuren, pemerintahan umum, dekonsentrasi, dan tugas pembantuan. Agenda tersebut juga mencakup evaluasi program strategis di bidang pertanahan dan tata ruang.
Raynolds mengatakan, rapat koordinasi itu menjadi kesempatan bagi jajaran Kantor Pertanahan untuk memperoleh masukan terkait pelaksanaan tugas di daerah.
“Kami sebagai kepala kantor merasa mendapatkan penguatan dari anggota dewan terkait pelaksanaan tugas pertanahan dan tata ruang di daerah. Kehadiran anggota dewan ini juga memberikan motivasi bagi kami untuk bekerja lebih baik dalam melayani masyarakat, dengan mengutamakan ketepatan waktu, pelaksanaan yang terukur, dan akuntabilitas,” ujar Raynolds.
Menurut dia, koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan instansi vertikal diperlukan untuk mendukung pelaksanaan kebijakan serta program pemerintah di daerah.
Sinergi antarlembaga juga menjadi bagian penting dalam memastikan program strategis pertanahan dan tata ruang berjalan sesuai kebijakan pemerintah serta mempertimbangkan kebutuhan daerah.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Utara, para bupati dan wali kota, jajaran pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta kepala kantor pertanahan se-Sulawesi Utara.
Melalui kegiatan ini, diharapkan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kuat sehingga pelaksanaan program strategis di bidang pertanahan dan tata ruang dapat berjalan optimal.
Kantor Pertanahan Kabupaten Kepulauan Sangihe menyatakan akan terus mendukung kolaborasi antarlembaga untuk mendorong pelayanan pertanahan yang profesional, efektif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Editor: Rendy Saselah


Discussion about this post