Sangihe, Barta1.com – Pemilihan Kapitalaung (Kepala Desa) Serentak 2026 di Kabupaten Kepulauan Sangihe memasuki masa krusial. Hanya sekitar 15 hari sebelum pemungutan suara 21 Oktober 2026, tensi politik di sejumlah kampung mulai meningkat.
Di tengah situasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe mengumpulkan para calon Kapitalaung dalam Deklarasi Kampanye Damai di Papanuhung Santiago Tampungang Lawo, Selasa (6/10/2026).
Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari meminta para calon tidak menjadikan persaingan politik sebagai alasan untuk memutus hubungan persaudaraan di tengah masyarakat.
Menurutnya, siapa pun yang nantinya terpilih harus tetap mampu menjaga persatuan di kampung masing-masing.
“Kita memahami proses ini semakin menuju klimaksnya, suasana di kampung mungkin mulai memanas. Oleh karena itu, melalui deklarasi ini diharapkan setiap calon berkontestasi dengan sehat dan sportif, sehingga siapapun yang terpilih, persatuan dan persaudaraan di tingkat kampung tetap terjaga,” ujar Michael kepada awak media.
Michael juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai isu yang muncul menjelang pemilihan, termasuk dugaan intimidasi maupun penggunaan nama pejabat daerah untuk kepentingan politik.
Ia meminta setiap dugaan pelanggaran dilaporkan melalui jalur resmi agar dapat diverifikasi dan ditindaklanjuti.
“Jika ada masyarakat yang merasa dirugikan atau menemukan pelanggaran, silakan dilaporkan secara berjenjang mulai dari Panitia Tingkat Kampung (MTK), Camat, hingga Panitia Pemilihan Tingkat Kabupaten untuk ditindaklanjuti,” tegasnya.
Di sisi lain, Pemkab Sangihe memastikan persiapan teknis pemilihan telah berjalan. Surat suara dan kotak pemilihan disebut telah disiapkan, sedangkan panitia di tingkat kampung telah mendapatkan bimbingan teknis.
Distribusi logistik untuk kampung-kampung di wilayah kepulauan dan pulau terluar juga akan dilakukan dalam waktu dekat.
Persoalan netralitas aparatur kampung turut menjadi perhatian pemerintah daerah. Pemkab telah menerbitkan surat edaran kepada para camat untuk mengantisipasi potensi persoalan yang berkaitan dengan keterlibatan Pj Kapitalaung maupun kerabatnya dalam kontestasi.
Michael menegaskan para Pj Kapitalaung harus tetap profesional dan menjaga netralitas selama tahapan pemilihan berlangsung.
Sementara itu, pemerintah daerah memastikan hak panitia penyelenggara telah dianggarkan dalam APBD Perubahan. Penyaluran honorarium saat ini tinggal menunggu proses administrasi.
Dengan waktu pemilihan yang semakin dekat, Pemkab Sangihe berharap seluruh calon, penyelenggara, dan masyarakat dapat menjaga situasi tetap aman hingga proses pemungutan dan penetapan hasil selesai.
Peliput: Rendy Saselah


Discussion about this post