Manado, Barta1.com — Politeknik Negeri Manado (Polimdo), melalui Jurusan Administrasi Bisnis (AB), Program Studi Administrasi Bisnis, kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui kegiatan Pengabdian Berbasis Masyarakat Mahasiswa Berdampak, bertempat di Jurusan AB Polimdo, Kamis (24/09/2026).

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Peningkatan Literasi Digital Mahasiswa Melalui Pelatihan Typing Speed Berbasis Aplikasi Rapid Typing.”
Ketua Pengabdian Mahasiswa Berdampak Prodi AB Polimdo, Riel Sadalappan, yang juga merupakan mahasiswa Prodi Administrasi Bisnis, turut membagikan pengalamannya saat mengikuti kompetisi typing speed dalam ajang International Business Administration Competition (IBAC) 2026 yang berlangsung di Politeknik Negeri Bandung pada Agustus 2026 lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Riel memberikan motivasi kepada para peserta agar terus berlatih dan mengembangkan kemampuan mengetik. Ia berharap, keterampilan yang diperoleh melalui kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk berpartisipasi dalam ajang IBAC 2027 yang rencananya akan dilaksanakan di Politeknik Negeri Bali.
Sementara itu, mahasiswa semester I Prodi Administrasi Bisnis diperkenalkan dengan teknik mengetik menggunakan 10 jari. Materi tersebut disampaikan oleh narasumber internal, Iyam L. Dua, SE., M.Si.
Selain itu, peserta juga mendapatkan materi mengenai typing speed dengan menggunakan aplikasi Rapid Typing yang disampaikan oleh narasumber eksternal dari Lembaga Pelatihan Learning Pro Education (LPE) Manado, yakni Rein Lantang dan Gusti Randa Bone, S.Kom.
“Kunci untuk menjadi mahir adalah jangan pernah lelah untuk berlatih. Kecepatan bukanlah hal yang paling utama, tetapi ketepatan harus menjadi prioritas,” ungkap keduanya.
Dalam pelatihan tersebut, para narasumber juga membimbing mahasiswa dalam mengimplementasikan latihan typing speed melalui aplikasi Rapid Typing. Aplikasi tersebut digunakan untuk mengukur kemampuan mengetik masing-masing peserta selama kegiatan berlangsung.
Peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan, tetapi juga pendampingan, evaluasi, serta umpan balik terhadap perkembangan kemampuan mereka. Pengukuran dilakukan melalui pre-test dan post-test, termasuk menilai kecepatan mengetik dalam satuan WPM (Words Per Minute) serta tingkat akurasi.
Para peserta juga didorong untuk terus menggunakan aplikasi Rapid Typing secara berkelanjutan sebagai sarana latihan guna meningkatkan kemampuan dan keterampilan mengetik mereka.
Dosen Pembimbing Pengabdian, Gratia Natrina Kaparang, S.AB., M.AB., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut ditujukan bagi mahasiswa semester I Prodi Administrasi Bisnis sebagai upaya memperkenalkan teknik mengetik 10 jari sekaligus meningkatkan kemampuan mengetik melalui metode latihan yang interaktif.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada penguasaan typing speed, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mempersiapkan mahasiswa agar memiliki keterampilan yang dapat menunjang kepercayaan diri dan kompetensi mereka dalam menghadapi berbagai ajang perlombaan.
“Mahasiswa diharapkan tidak hanya belajar dan menguasai typing speed, tetapi juga siap berkompetisi, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional,” jelas Gratia.
Melalui kegiatan Pengabdian Berbasis Masyarakat Mahasiswa Berdampak ini, Prodi Administrasi Bisnis Polimdo berharap kemampuan literasi digital mahasiswa semakin berkembang, sekaligus membuka ruang bagi mereka untuk terus berprestasi melalui kompetisi di berbagai tingkatan. (*)
Peliput; Meikel Pontolondo


Discussion about this post