Minut, Barta1.com — Debur ombak dan lanskap pesisir Likupang, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, menjadi latar kemeriahan perhelatan Likupang Tourism Festival (LTF) 2026 yang berlangsung pada 21–23 Agustus 2026.
Dalam pengawalan agenda tahunan tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo) mengamankan pasokan listrik hingga tuntas, sebagaimana dikonfirmasi pada Senin, 24 Agustus 2026.
Kawasan Likupang memiliki posisi strategis sebagai salah satu dari lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang yang membentang seluas 197,4 hektar ini difokuskan pada pengembangan pariwisata bahari, budaya, serta konservasi lingkungan.
Dukungan infrastruktur kelistrikan di wilayah perbatasan utara ini disokong oleh penguatan sistem interkoneksi Sulawesi Utara-Gorontalo (Sulutgo) serta keandalan Gardu Induk Likupang yang siap memenuhi kebutuhan daya Kawasan Strategis Pariwisata Nasional.
Keandalan pasokan listrik tanpa kedip (zero down time) dihadirkan oleh PLN guna mendukung seluruh jalannya kegiatan, mulai dari atraksi panggung utama, penerangan kawasan pantai, hingga gerai pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menggarisbawahi pentingnya kesiapan infrastruktur ketenagalistrikan dalam menopang kegiatan pariwisata berskala internasional.
“Likupang merupakan salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia. PLN berkomitmen hadir memastikan seluruh rangkaian kegiatan nasional maupun internasional di wilayah ini berjalan sukses tanpa terkendala urusan pasokan listrik. Keandalan listrik tanpa kedip (zero down time) adalah bentuk dukungan penuh kami bagi kemajuan ekonomi dan pariwisata Sulawesi Utara,” ungkap Usman.
Di lapangan, operasional siaga dijalankan oleh PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Manado melalui pengerahan 15 personel teknis dari Unit Layanan Pelanggan (ULP) Airmadidi yang bertugas secara bergantian selama 24 jam penuh.
Selain pengerahan personel, PLN mengoperasikan skema pasokan cadangan berlapis (back-up) dengan menyiagakan 1 unit Genset Mobile berkapasitas 200 kVA dan 1 unit Uninterruptible Power Supply (UPS) Mobile berkapasitas 100 kVA untuk menjamin aliran listrik tetap mengalir secara otomatis.
Manager PLN UP3 Manado, Reki Wowiling, menegaskan komitmen PLN dalam menghadirkan layanan prima pada setiap perhelatan skala daerah maupun nasional.
“Dukungan personel dan peralatan siaga di lapangan adalah komitmen kami untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi para penyelenggara, pengunjung, dan wisatawan. Kami ingin memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, lancar, dan berkesan,” jelas Reki. (**)
Editor:
Ady Putong


Discussion about this post