Manado, Barta1.com – Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), dr. Richard Henry Marthen Sualang, memberikan arahan kepada jajaran Pengurus FPTI Kota Manado masa bakti 2026–2030 dalam kegiatan yang digelar di Godbless Park Manado, Sabtu (11/07/2026).
Dalam sambutannya, dr. Richard menjelaskan bahwa Federasi Panjat Tebing Indonesia memiliki cakupan yang sangat luas dengan berbagai bidang pengembangan, mulai dari penyelamatan, konservasi, hingga pariwisata.
“Bicara soal Federasi Panjat Tebing, ruang lingkupnya sangat luas dengan berbagai bidangnya. Ada bidang penyelamatan, konservasi, hingga wisata, termasuk pengembangan panjat tebing alam,” ungkap dr. Richard di hadapan Ketua FPTI Kota Manado, Dr. Donald Sambuaga, S.STP., M.Si., beserta jajaran pengurus.
Menurutnya, panjat tebing alam memiliki potensi besar untuk dikembangkan, baik sebagai destinasi wisata maupun sebagai wadah pembinaan atlet berprestasi.
“Karena itu, saya mendorong teman-teman di FPTI Manado agar dapat mengembangkan potensi panjat tebing alam yang ada di sekitar Kota Manado,” ujarnya.
Ia juga berharap kepengurusan yang baru mampu menghadirkan semangat baru dalam membangun organisasi.
“Dalam menjalankan organisasi, nantinya FPTI Manado dapat terus berkoordinasi dengan KONI Kota Manado sebagai pembina organisasi olahraga di daerah. Kami tentu akan terus mendukung dan memberikan support terhadap setiap kegiatan maupun aktivitas FPTI Kota Manado,” katanya.
Lebih lanjut, dr. Richard menegaskan bahwa FPTI Sulawesi Utara berharap Kota Manado mampu melahirkan atlet-atlet panjat tebing yang dapat bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
“Ke depan, FPTI Sulut menginginkan Kota Manado mampu menghasilkan atlet-atlet yang dapat tampil di tingkat provinsi maupun nasional. Pemerintah Provinsi juga membutuhkan atlet-atlet tersebut mengingat agenda olahraga yang akan datang cukup padat, mulai dari Porprov, Pra-PON, hingga PON 2028,” jelasnya.
Ia berharap, melalui kepengurusan yang baru, FPTI Kota Manado dapat semakin aktif melakukan pembinaan sehingga mampu melahirkan atlet-atlet yang siap diutus dan bersaing di tingkat provinsi maupun nasional. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post