Bolmong, Barta1.com — PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kotamobagu resmi memperkenalkan ekosistem kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) kepada Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) pada Senin (18/5/2026). Langkah strategis ini diambil sebagai wujud nyata komitmen perseroan dalam mengawal percepatan transisi energi bersih dan ramah lingkungan di tingkat daerah.
Kegiatan edukasi yang berlangsung di kantor Pemkab Bolmong tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bolaang Mongondow, Sutarman, beserta jajaran terkait.
Sinergi lintas instansi ini berfokus pada pemberian pemahaman mendalam mengenai efisiensi operasional, keandalan sistem kelistrikan, serta dampak positif penggunaan EV terhadap penurunan emisi karbon secara lokal.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Usman Bangun, menegaskan bahwa transformasi sektor transportasi menjadi kunci utama dalam mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060.
Ia menilai dukungan penuh dari jajaran pemerintah daerah bertindak sebagai katalisator krusial untuk mengubah pola pikir masyarakat luas agar segera beralih ke energi hijau.
“PLN berkomitmen penuh menjadi garda terdepan dalam menyediakan infrastruktur dan energi bersih bagi masyarakat. Kehadiran mobil listrik di tengah jajaran pemerintah daerah adalah simbol dari kesiapan kita menyongsong masa depan yang lebih sehat. Kami ingin memastikan bahwa transisi ini bukan sekadar wacana, melainkan aksi nyata yang didukung oleh keandalan pasokan listrik dan kemudahan akses pengisian daya,” kata Usman.
Sejalan dengan itu, Manager PLN UP3 Kotamobagu, Reki Wowiling, menjelaskan bahwa pihaknya memegang peran aktif sebagai penggerak gaya hidup baru yang berbasis listrik (Electrifying Lifestyle). Pengenalan teknologi ini membuktikan bahwa kesiapan ekosistem kendaraan listrik di wilayah Bolaang Mongondow sudah sangat matang dan siap diadopsi secara massal.
“Pengenalan mobil listrik ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk mendukung ketahanan energi nasional. Kami ingin menunjukkan bahwa teknologi ini sudah matang dan siap digunakan di wilayah Bolaang Mongondow. Kami berharap Pemerintah Kabupaten Bolmong dapat menjadi pionir dalam penggunaan kendaraan dinas listrik di masa depan,” ujar Reki menerangkan tujuan sosialisasi tersebut.
Guna memperkuat ekosistem ini, PLN menyajikan data teknis di mana efisiensi operasional kendaraan listrik terbukti jauh lebih murah dibandingkan kendaraan berbasis bahan bakar fosil.
Kesiapan ini ditopang oleh keandalan infrastruktur PLN UID Suluttenggo yang telah mengoperasikan 47 titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) strategis pada jalur lintas provinsi, ditambah fitur integrasi pemantauan daya lewat aplikasi PLN Mobile serta sistem home charging.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bolaang Mongondow, Sutarman, memberikan apresiasi tinggi dan menyambut positif inisiatif edukasi yang dilakukan oleh tim PLN. Pihaknya mengakui bahwa adopsi teknologi berbasis listrik merupakan solusi transportasi masa depan yang sudah tidak dapat dielakkan lagi untuk efisiensi birokrasi.
“Kami sangat mengapresiasi langkah edukatif dari PLN. Ini membuka wawasan bagi kami di pemerintahan bahwa kendaraan listrik sangat relevan untuk diimplementasikan saat ini. Selain mendukung kelestarian lingkungan, efisiensi yang ditawarkan tentu akan membantu optimalisasi anggaran operasional transportasi ke depannya,” tutur Sutarman menutup tanggapannya. (**)
Editor: Ady Putong


Discussion about this post