Bitung, Barta1.com — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bitung Fraksi Partai Perindo, Devie Honce Barakati, ST, M.Pd, menggelar blusukan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Madidir dan Kecamatan Girian. Selasa, (31/3/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka reses masa persidangan kedua tahun kedua, tahun sidang 2025-2026 DPRD Kota Bitung.
Dalam kegiatan tersebut, Devie yang didampingi aparat kelurahan dan perangkat lingkungan setempat turun langsung ke sejumlah titik permukiman warga di Kelurahan Girian Atas serta wilayah lainnya di Kecamatan Madidir guna menyerap langsung berbagai aspirasi serta persoalan yang dihadapi masyarakat.
Menurutnya, ada beberapa aspirasi yang disampaikan warga yakni terkait perbaikan infrastruktur seperti jalan berlubang, saluran air yang tertutup dengan pasir, serta BPJS yang terhenti dan juga pengetahuan terhadap bansos.
Ia juga menyampaikan, warga sangat berharap mempercepat pengangkatan Pala dan RT sehingga bisa terlibat baik dari sisi pengamanan serta layanan-layanan masyarakat lainnya.
Warga juga menyampaikan harapan terkait program PRONA/PTSL agar proses pengurusan sertifikat tanah dapat dipermudah dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang belum memiliki legalitas lahan.
Selain itu, masyarakat juga meminta penambahan lampu jalan di sejumlah titik rawan yang dinilai berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat pada malam hari.
Lebih lanjut Devie menjelaskan, salah satu aspirasi utama warga yang paling krusial di beberapa wilayah blusukan yaitu tentang pelayanan Air PDAM.
“Warga mengeluh Air PDAM mengalir hanya 3 hari sekali dan hanya di waktu tengah malam yaitu pukul 1-3 subuh. Hal itu membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih,” jelasnya.
Tidak hanya menyerap aspirasi di lingkungan permukiman, Devie juga melakukan blusukan ke sektor usaha kecil dan menengah dengan mengunjungi pelaku UMKM percetakan kaos Bitung.
Dalam kunjungan tersebut, para pelaku usaha menyampaikan bahwa kendala utama yang dihadapi bukan hanya soal perizinan usaha, tetapi juga minimnya akses pasar untuk memasarkan produk mereka.
Devie menegaskan bahwa seluruh aspirasi warga di Kecamatan Madidir dan Kecamatan Girian akan menjadi catatan penting untuk diperjuangkan.
“Semua aspirasi yang disampaikan warga akan kami perjuangkan, agar dapat ditindaklanjuti pemerintah sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan,” tutupnya. (Chris)


Discussion about this post