• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Maret 13, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Daerah

Balapan Waktu BPJN Sulut Demi Keamanan Arus Mudik Idul Fitri 1447 H

Kasatker PJN Wilayah II Janjikan H-7 Ruas Poigar Hingga Attinggola Siap Dilalui

by Ady Putong
22 Februari 2026
in Daerah, News
0
Menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, BPJN Sulut bergerak mempercepat patching dan preservasi ruas jalan nasional Poigar–Kaiya–Maelang–Attinggola demi keselamatan dan kenyamanan pemudik. (foto: BPJN)

Menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, BPJN Sulut bergerak mempercepat patching dan preservasi ruas jalan nasional Poigar–Kaiya–Maelang–Attinggola demi keselamatan dan kenyamanan pemudik. (foto: BPJN)

0
SHARES
48
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Manado, Barta1.com – Aspal panas dan deru alat berat kini menjadi pemandangan sehari-hari di sepanjang jalur penghubung Poigar hingga Attinggola. Di bawah terik matahari Sulawesi Utara, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara tengah berpacu dengan kalender.
Fokusnya hanya satu: memastikan urat nadi transportasi di pesisir utara ini siap menampung ribuan kendaraan saat gelombang mudik Idul Fitri 1447 Hijriah mencapai puncaknya dalam hitungan pekan.
Ruas Poigar–Kaiya–Maelang–Biontong–Attinggola adalah jalur logistik utama yang menghubungkan Sulawesi Utara dengan provinsi tetangga, Gorontalo. Menyadari beban berat yang akan melintas, BPJN Sulut mengambil langkah agresif melalui pekerjaan patching dan preservasi yang dipercepat.
Langkah ini diambil guna meminimalisir risiko kecelakaan akibat kerusakan permukaan jalan yang kerap muncul pasca cuaca ekstrem beberapa bulan terakhir.
Kepala Satuan Kerja (Kasatker) PJN Wilayah II, Rhismono, menegaskan pihaknya tidak memberikan ruang bagi keterlambatan. Strategi yang diterapkan tahun ini tergolong sangat ketat; seluruh kontraktor pelaksana digerakkan serentak, sementara para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) diperintahkan untuk “berkantor” di lapangan.
Hal ini dilakukan guna memastikan setiap titik kerusakan ditangani dengan spesifikasi teknis yang tepat mutu, bukan sekadar penanganan kosmetik.
“Tidak ada ruang untuk kelalaian. Seluruh PPK kami turunkan untuk memastikan kontraktor bekerja maksimal. Sebelum Lebaran, minimal tujuh hari sebelumnya (H-7), jalan harus siap dilalui masyarakat,” tegas Rhismono saat melakukan peninjauan lapangan, Sabtu (21/02/2026).
Baginya, target H-7 adalah harga mati agar arus lalu lintas masyarakat yang pulang kampung tidak terganggu oleh aktivitas alat berat.
Perbaikan ini menyasar berbagai anomali permukaan jalan yang selama ini dikeluhkan pengguna jalan. Mulai dari lubang-lubang yang menganga, retak buaya (alligator cracking), hingga deformasi atau gelombang permukaan yang kerap memicu hilangnya kendali kendaraan pada kecepatan tinggi.
Data dari Kementerian Pekerjaan Umum mencatat kondisi kemantapan jalan nasional adalah faktor kunci yang menyumbang penurunan angka kecelakaan lalu lintas secara signifikan selama masa libur panjang.
Rhismono menambahkan masa mudik adalah fase krusial yang menuntut kesiapan infrastruktur yang mulus dan tanpa gangguan maupun hambatan. Menurutnya jalan yang mantap adalah persoalan kenyamanan dan terpenting keselamatan nyawa.
“Kami tidak ingin ada hambatan signifikan di lapangan saat arus mudik. Karena itu, penanganan diprioritaskan agar kondisi jalan jauh lebih baik dan risiko kecelakaan bisa ditekan serendah mungkin,” ujarnya dengan nada serius.
Secara teknis, pengawasan ketat dilakukan untuk memastikan material aspal yang digunakan sesuai dengan standar suhu dan kepadatan yang ditentukan. BPJN Sulut tidak ingin pekerjaan yang dilakukan dalam tekanan waktu ini justru mengorbankan kualitas.
Oleh karena itu, monitoring dilakukan berlapis mulai dari pengecekan material di Asphalt Mixing Plant (AMP) hingga proses pemadatan di lokasi pekerjaan guna menjamin umur panjang jalan.
Pantauan di lapangan menunjukkan progres signifikan mulai terlihat di sejumlah titik di Kabupaten Bolaang Mongondow hingga Bolaang Mongondow Utara. Paket preservasi tahun anggaran 2026 ini memang didesain untuk memperkuat daya dukung jalan nasional di wilayah tersebut. Meskipun penanganan menyeluruh dilakukan secara bertahap sepanjang tahun, fokus pada titik-titik rawan menjadi prioritas utama sebelum Lebaran tiba.
Namun, di balik upaya percepatan ini, potensi perlambatan arus lalu lintas selama masa perbaikan tidak dapat dihindari. BPJN Sulut secara terbuka mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi zona pekerjaan.
Pengaturan lalu lintas dengan sistem buka-tutup di beberapa titik dilakukan demi menjamin keselamatan pekerja lapangan sekaligus pengguna jalan yang melintas di tengah proses preservasi.
“Kami mohon dukungan dan kesabaran masyarakat. Semua ini kami lakukan demi kepentingan bersama. Keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan adalah prioritas utama kami,” ujar Rhismono. (**)
Editor:
Ady Putong
Barta1.Com
Tags: BPJN SulutJalan Trans SulawesiKepala Satuan Kerja (Kasatker) PJN Wilayah IIKeselamatan PemudikMudik Lebaran 2026Perbaikan Jalan NasionalPreservasi JalanRhismonoRuas Poigar-AttinggolaTarget H-7
ADVERTISEMENT
Ady Putong

Ady Putong

Jurnalis, editor. Redaktur Pelaksana di Barta1.com

Next Post
Dedi Mulyadi Gubernur Paling Menyedot Publik, Rapor Setahun 4,2 Miliar Engagement

Dedi Mulyadi Gubernur Paling Menyedot Publik, Rapor Setahun 4,2 Miliar Engagement

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Seminar Coretax di Polimdo,  Tingkatkan Pemahaman dan Kepatuhan Pajak 13 Maret 2026
  • Wali Kota Bitung Pimpin Apel Operasi Ketupat 2026 12 Maret 2026
  • Sidak Pasar Girian, Pemerintah Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Jelang Idul Fitri 12 Maret 2026
  • Regulasi Membuka Pintu Tambang, Hukum Menutup Mata pada Kerusakan 12 Maret 2026
  • Bupati Sangihe Lantik 46 Pejabat dan Kepala Sekolah 12 Maret 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In